Utusun Khusus Presiden Bidang Pangan Apresiasi Keputusan Badan Pangan soal Batas Atas Harga Pembelian Beras Jelang Hari Raya Lebaran

Minggu, 26 Feb 2023, 16:56 WIB

JAKARTA - Secara umum di Indonesia selama puluhan tahun dalam hal produksi padi terpola masa puncak panen raya bulan Maret- April, kemudian masa paceklik padi pada bulan Oktober - Desember dan Januari.

Utusan Khusus Presiden (UKP) RI Bidang Kerjasama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan, Rifanzi C. V Rachmat Asisten, menjabarkan bahwa pola masa tanam dan masa panen padi di Indonesia terus berulang setiap tahunnya. Misalnya masa puncak panen raya padi bulan Maret- April produksi padi melimpah, sementara produksi padi terendah bulan Oktober- Desember.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Sebenarnya bisa kita antisipasi langkah apa yang harus dilakukan pada tiap periode tersebut. Kita mengharapkan sejak adanya Badan Pangan Nasional dapat mengurus pangan hulu-hilir," kata Rifanzi dalam rilis pers yang diterima redaksi Minggu (26/2).

Sesuai Perpres No 66/2021 Badan Pangan Nasional (NFA) sebagai Lembaga pemerintah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden, memiliki tugas strategis ketersediaan, stabilisasi pasokan dan harga, penganekaragaman konsumsi, kerawanan pangan dan gizi, dan keamanan pangan.

Rifanzi, mengapresiasi dan mendukung Langkah NFA yang menggandeng para pihak mengenai harga pembelian gabah dan beras jelang masa panen raya padi di bulan Maret 2023. Lebih khusus lagi antisipasi gejolak harga pangan khususnya menjelang Ramadan dan idul Fitri, agar konsumen, masyarakat luas dan petani dapat terlindungi dan terjamin kesejahteraannya.

Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (NFA) bersama para pelaku usaha penggilingan padi sepakati harga pembelian gabah dan beras jelang dalam rangka menjaga stabilisasi harga gabah dan beras di tingkat petani (hulu) hingga konsumen (hilir). Kesepakatan harga ini juga bagian dari upaya pemerintah melindungi penggilingan padi skala kecil dan mempersiapkan Perum Bulog sebagai off taker pada panen raya.

Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi menjelaskan, ceiling price atau harga pembelian atas yang berhasil disepakati dalam rapat tersebut merupakan sebuah hal penting dan krusial dalam persiapan menghadapi panen raya. Pasalnya, ceiling price tersebut akan menjadi batas atas harga pembelian gabah/beras bagi para penggilingan padi, sehingga baik penggilingan padi besar dan kecil memiliki plafon harga yang sama.

"Kesepakatan ceiling price ini sangat penting agar pada panen raya nanti tidak terjadi pembelian gabah/beras di tingkat petani dengan harga yang tidak terkendali bahkan cenderung terlalu tinggi karena persaingan bebas antar penggilingan demi mendapatkan gabah/beras," jelasnya.

Dalam rapat tersebut disepakati harga pembelian atas (ceiling price) Gabah Kering Panen (GKP) Tingkat Petani Rp 4.550 per kg, GKP Tingkat Penggilingan Rp 4.650 per kg, Gabah Kering Giling (GKG) Tingkat Penggilingan Rp 5.700 per kg, dan Beras Medium di Gudang Perum Bulog Rp 9.000 per kg. Penetapan ceiling price ini mulai berlaku pada 27 Februari 2023 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

"Ceiling price yang disepakati tersebut lebih tinggi sekitar 8 sampai 9 persen dari HPP yang ditetapkan dalam Permendag No.24 Tahun 2020. Kenaikan tersebut tentunya mempertimbangan naiknya harga pokok produksi saat ini," ujarnya.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.