Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berdayakan Masyarakat, Bupati Banyuwangi Sebut Peternakan Kambing Perah Jadi Wisata Edukasi

📅 Minggu, 26 Feb 2023, 20:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berdayakan Masyarakat, Bupati Banyuwangi Sebut Peternakan Kambing Perah Jadi Wisata Edukasi Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memerah susu kambing etawa.

Banyuwangi - Berdayakan masyarakat. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebutkan kawasan peternakan kambing perah jenisetawadi lereng Gunung Raung juga bisa dikemas menjadi wisata edukasi mengenai susu kambingetawa.

"Saat ini telah menjadi tren wisata edukasi di kebun dan peternakan. Ini bisa menjadi wisata edukasi dengan menawarkan pengalaman memerah susu dan edukasi terkait susuetawa. Dengan demikian peternak akan semakin berdaya," kata Ipuk di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu.

Menurut dia, kawasan ternak kambing perah jenisetawayang berada di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, itu dalam sepekan mampu menghasilkan 2.000 liter susuetawa.

Oleh karena itu, kata Ipuk, potensi susu kambingetawaharus dimanfaatkan salah satunya dengan menjual olahan susuetawa, sehingga produksinya bisa dari hulu ke hilir, selain kawasan peternakan tersebut juga bisa dikemas menjadi wisata edukasi.

"Meski dibilang baru dirintis tapi potensi produksi susu kambingetawaini sangat besar. Ini bisa menjadi ekonomi kerakyatan yang bisa dicontoh desa lain," ujar dia.

Kawasan peternakan kambing perah jenisetawadi Desa Jambewangi, ini dikelola Kelompok Usaha Bersama (KUB) Panji Makmur yang didirikan sejak 2018, dan usaha ini menggabungkan 15 peternak kambing perah produktif yang ada di lereng Gunung Raung itu.

Ketua Kelompok Usaha Bersama Panji Makmur Banyuwangi, Hanif mengatakan bahwa ada sekitar 100 ekor kambing perah produktif yang ada di Jambewangi, dengan rata-rata produksi susu kambing sekitar 2.000 liter per minggu.

"Kalau populasi kambingetawalebih dari 100 ekor, dan yang produktif diambil susunya sekitar 100 ekor. Per hari untuk yang murni etawa menghasilkan 1 liter susu, sedangkan yang kawin silang bisa sampai 2 liter per hari," ujar Hanif.

Dia menambahkan, masa produktif kambing perah dimulai usia saat kambing berusia 2 tahun dengan masa perah selama 1 tahun lebih. Setelah kambing melewati masa produktif-nya daging kambing bisa dimanfaatkan untuk konsumsi atau stok hewan kurban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.