Wisudawan UNY Diharapkan Adaptif dan Fleksibel

Sabtu, 25 Feb 2023, 19:32 WIB

YOGYAKARTA - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan wisuda program Doktor, Magister, Sarjana, Sarjana Terapan dan Diploma periode Februari yang dilaksanakan pada Sabtu (25/2) di GOR. Rektor UNY Sumaryanto meminta agar wisudawan UNY adaptif dan fleksibel.

Menurut siaran persnya, wisuda periode ini diikuti oleh 1.806 orang dengan rincian 67 orang Program Doktor, 421 orang Program Magister, 1.282 orang Program Sarjana, 4 orang Program Sarjana Terapan dan 32 orang program Diploma III.

Ket. Foto: UNY menyelenggarakan wisuda program Doktor, Magister, Sarjana, Sarjana Terapan dan Diploma periode Februari yang dilaksanakan pada Sabtu (25/2) di GOR. — Sumber: Istimewa

Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi meluluskan 379 orang, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya 337 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 244 orang, Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dan Ilmu Politik 261 orang, Fakultas Teknik 198 orang, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan 183 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 142 orang, Fakultas Vokasi 4 orang, dan Sekolah Pascasarjana 58 orang. Pada wisuda ini Program Diploma III merupakan passing out, dengan angkatan terakhir tahun 2018.

Rektor UNY Sumaryanto mengatakan bagi lulusan UNY yang dipersiapkan untuk menjadi calon guru diharapkan telah memiliki empat kompetensi yang diamanatkan dalam undang-undang guru dan dosen, yaitu: kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial.

"Secara kualifikasi akademik, Anda telah memenuhi persyaratan untuk menjadi guru/tenaga kependidikan yang ditambah dengan empat kompetensi tersebut Anda akan menjadi guru/tenaga kependidikan profesional," ungkap Rektor.

Oleh karenanya, Program Profesi Guru (PPG) yang UNY selenggarakan baik pra maupun dalam jabatan akan memberikan penambahan kompetensi-kompetensi sehingga wisudawan berhak mendapatkan sertifikat pendidik. Selain itu, wisudawan juga dapat meningkatkan kualifikasi akademik dengan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Sedangkan bagi para wisudawan dari program studi non-kependidikan diharapkan sudah memiliki kemampuan adaptif dan fleksibilitas di dunia kerja.

Pekerja yang mempunyai kemampuan adaptif dan fleksibel cenderung akan mempunyai tingkat well being yang lebih baik. Sebagai lulusan di era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat ini, para wisudawan juga wajib memiliki kemampuan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang menjadi ciri dunia kerja di era digital.

Selain itu, wisudawan juga dapat memperkuat diri dengan memiliki kompetensi lain di luar kompetensi utama yang merupakan kemampuan tambahan terkait potensi yang dimiliki.

Di samping itu untuk lebih unggul, kreatif, inovatif, dan adaptif serta berdaya saing, kepemilikan keterampilan Abad 21 yang meliputi Communication, Collaboration, Creativity, Critical Thinking akan sangat membantu wisudawan untuk berkembang di masyarakat.

Berbagai kemampuan itu menjadikan wisudawan lebih kuat dan maju dalam berbagai hal sehingga mampu untuk berkompetisi dalam persaingan global yang semakin kompetitif saat ini.

Wisudawan peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi untuk Program Doktor diraih oleh Dr. Mahendra Wahyu Dewangga dengan IPK 4,00 dari program studi Ilmu Keolahragaan S3 serta Dr. Albert Efendi Pohan dengan IPK 4,00 dari program studi Manajemen Pendidikan S3; dan untuk Program Magister diraih Asyidika Vito Indarto, M.Pd. dengan IPK 4,00 dari Prodi Ilmu Keolahragaan S2. Untuk Program Sarjana diraih Latifah Rachmalia Eko Basuki, S.Pd dengan IPK 3,93 dari program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini S1; dari Program Sarjana Terapan adalah Ricky Surya Hutama Putra, S.Tr.T. dari program studi Teknik Sipil dengan IPK 3,42 dan dari Program Diploma III adalah Farrah Dewi Novita, A.Md.Akt. dari prodi Akuntansi dengan IPK 3,80.

Lulusan tercepat Program Doktor dengan masa studi 2,24 tahun diraih Dr. Mahendra Wahyu Dewangga dengan IPK 4,00 dari program studi Ilmu Keolahragaan S3; Program Magister dengan masa studi 1,33 tahun diraih oleh Antonius Ian Bayu Setiawan, M.Pd. dengan IPK 3,91 dari program studi Bimbingan dan Konseling S2; Program Sarjana dengan masa studi 3,25 tahun diraih Cici Dian Purnamasari, S.Pd. dengan IPK 3,85 dari program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan S1; Program Sarjana Terapan dengan masa studi 3,42 tahun diraih Ricky Surya Hutama Putra dengan IPK 3,42 dari program studi Teknik Sipil DIV; dan program Diploma III diraih Pipit Nur Rahmawati, A.Md.A.B. dengan masa studi 4,25 tahun ber-IPK 3,67 dari prodi Administrasi Perkantoran.

Predikat Lulusan Termuda Program Doktor dengan usia 25,95 tahun diraih Dr. Muhammad Rijal Fadli dengan IPK 3,97 Program Studi Ilmu Pendidikan Pendidikan S3; Program Magister usia 23,07 tahun atas nama Milenia Dwi Windasari, M.Pd. dengan IPK 3,89, Program Studi Pendidikan Luar Sekolah S2; Program Sarjana usia 20,84 tahun diraih Sasgaluh Mayang, S.Pd. dengan IPK 3,60, Program Studi Pendidikan Seni Rupa S1; Program Sarjana Terapan usia 24,13 tahun diraih Ricky Surya Hutama Putra, S.Tr.T, . dengan IPK 3,42, Program Studi Teknik Sipil; dan untuk program Diploma III usia 22,19 tahun diraih Ikhtiar Asa Wigati, A.Md.A.B. dengan IPK 3,57 Program Studi Administrasi Perkantoran.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.