Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Duh, Ini 4 Dampak Buruk Akuisisi Hybe Bagi SM Entertainment

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 14:36 WIB | Oleh:

Melansir Korea Herald, Jang mengklaim bahwa M&A mengabaikan semua upaya yang telah dilakukan sekitar 600 karyawan SM untuk menjadikan SM sebagai perusahaan hiburan nomor satu di Korea Selatan.

M&A juga mengabaikan nilai dan kebanggaan SM yang dibangun bersama dengan penggemar dan artisnya. Menurut Jang, Hybe tidak akan mampu memenuhi janjinya untuk menjaga independensi SM.

"Hybe sedang mencoba menggunakan hak manajemen dengan mengambil alih dewan eksekutif SM. Tata kelola seperti itu akan menyulitkan untuk memprioritaskan nilai semua pemegang saham. Ini akan membuat janji Hybe untuk mengamankan operasi bisnis independen SM sulit untuk dipenuhi," kata Jang.

3. Membatasi Produksi Musik SM Entertainment

Kekhawatiran lain yang diangkat Jang dalam video tersebut adalah bahwa Hybe akan menunda rilis album artis SM untuk memprioritaskan artisnya sendiri. Hal ini mengacu pada ketentuan industri rekaman Korea membatasi rilis rekaman baru di semua genre hingga 100 per tahun.

Selain itu, Jang mengungkapkan SM akan kehilangan sumber data yang signifikan untuk memahami penggemar artisnya, jika pada akhirnya akan beralih menggunakan menggunakan platform penggemar Hybe, Weverse, dan bukan milik SM sendiri.

4. Hilangnya Peluang Bisnis Baru SM Entertainment

Selain itu, masalah potensial utama adalah kehilangan peluang bisnis baru untuk mengembangkan strategi SM 3.0, yang melibatkan pendirian lima pusat produksi berbeda dan label musik independen untuk mendiversifikasi produksi. Peluang ini kemungkinan besar akan diberikan kepada anak perusahaan yang dimiliki oleh Hybe.

"Kami berharap untuk mengembangkan kapabilitas bisnis global kami dan monetisasi (kekayaan intelektual) kami dengan memperoleh kekuatan pertumbuhan baru melalui SM 3.0 sambil mempertahankan warisan dan identitas kami," Jang menekankan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.