Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tambang Batu Bara Runtuh di Mongolia Dalam, 4 Tewas, 49 Belum Ditemukan

📅 Kamis, 23 Feb 2023, 14:52 WIB | Oleh:
Tambang Batu Bara Runtuh di Mongolia Dalam, 4 Tewas, 49 Belum Ditemukan Doc: AP/CCTV
Ket. Dalam gambar yang diambil dari rekaman kamera pengawas resmi yang dijalankan oleh televisi CCTV , tanah bergerak menuruni sisi bukit di tambang terbuka di Liga Alxa di Daerah Otonomi Mongolia Dalam Tiongkok utara, Rabu (22/2).

BEIJING - Lokasi pertambangan batu bara terbuka di wilayah Mongolia Dalam, Tiongkok utara runtuh pada Rabu (23/2) sore. Jumlah korban tewas menjadi empat orang, 49 orang masih hilang, televisi pemerintah CCTV melaporkan, Kamis (23/2).

Mengutip Associated Press, operasi penyelamatan ditangguhkan selama beberapa jam setelah longsor susulan pascaruntuhnya tambang fasilitas raksasa itu pada Rabu (22/2) di Liga Alxa di wilayah Mongolia Dalam.

Media pemerintah mengatakan, tanah longsor terjadi pada Rabu pukul 18.00, sekitar lima jam setelah runtuhnya salah satu dinding lubang yang mengubur orang dan truk tambang di bawahnya.

Kantor Berita resmi Xinhua mengatakan, sekitar 900 penyelamat dengan alat berat berada di tempat kejadian, upaya penyelamatan telah dilanjutkan pada Kamis (23/2) pagi.

Presiden Tiongkok Xi Jinping memerintahkan "upaya habis-habisan dalam pencarian dan penyelamatan", untuk "memastikan keselamatan jiwa dan harta benda orang serta menjaga stabilitas sosial secara keseluruhan."

Gambar-gambar insiden runtuhnya tambang yang didistribusikan CCTV menunjukkan dinding puing-puing besar meluncur menuruni lereng menyapu orang-orang dan kendaraan di bawahnya.

Perusahaan yang mengoperasionalkan tambang, Inner Mongolia Xinjing Coal Industry Co. Ltd., dikutip dan didenda tahun lalu karena berbagai pelanggaran keselamatan, mulai dari rute akses yang tidak aman ke permukaan tambang hingga penyimpanan bahan yang mudah menguap yang tidak aman dan kurangnya pelatihan untuk pengawas keselamatannya , menurut situs berita The Paper.

Mongolia Dalam adalah wilayah utama penambangan batu bara dan berbagai mineral serta logam tanah jarang, yang menurut para kritikus telah merusak lanskap asli pegunungan, stepa berumput, dan gurun.

Tiongkok sangat bergantung pada batu bara untuk pembangkit listrik tetapi mencoba mengurangi jumlah kecelakaan tambang yang mematikan melalui penekanan yang lebih besar pada keselamatan dan penutupan operasi kecil yang tidak memiliki peralatan yang diperlukan.

Sebagian besar kasus kematian di pertambangan dikaitkan dengan ledakan yang disebabkan oleh penumpukan metana dan debu batu bara, atau karena kasus tenggelam akibat penambang yang menerobos lubang yang telah ditinggalkan karena banjir.

Tiongkok mencatat banyak kecelakaan industri dan konstruksi yang mematikan dalam beberapa bulan terakhir akibat dari pelatihan dan peraturan keselamatan yang buruk, korupsi pejabat, dan kecenderungan mengambil jalan pintas oleh perusahaan yang mencari keuntungan. Perekonomian telah melambat, sebagian akibat dari lockdown dan karantina yang diberlakukan di bawah kebijakan "nol-Covid" yang sudah ditinggalkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.