Pendidikan Karakter Bangsa Cegah Degradasi Moral

Selasa, 21 Feb 2023, 01:21 WIB

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan pentingnya pendidikan karakter bangsa mengingat arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang ikut serta mengakibatkan terjadinya degradasi moral.

"Teknologi informasi turut memiliki andil terjadinya degradasi moral. Ini bukan saja menjadi kekhawatiran tokoh masyarakat atau generasi tua tetapi juga generasi muda," kata Bambang Soesatyo melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (20/2).

Ket. Foto: Ketua MPR RI Bambang Soesatyo — Sumber: istimewa

Hal tersebut disampaikan Ketua MPR RI dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) secara virtual di Jakarta.

Para generasi muda, kata Bamsoet, menjadikan isu-isu terkait moralitas sebagai perhatian utama yang perlu disikapi serius.

Hasil survei Good News from Indonesia (GNFI) bersama Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) pada Juli 2022 diketahui tiga dari empat isu utama yang menjadi perhatian mayoritas generasi muda adalah isu-isu yang berkaitan dengan persoalan moralitas. "Hasilnya, pelecehan seksual 13,7 persen, penyebaran berita hoaks 9,5 persen, dan degradasi moral serta ideologi 8,4 persen," katanya.

Ketua DPR RI Ke-20 sekaligus mantan Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum, HAM, dan Keamanan itu menjelaskan degradasi moral adalah sebagian dari sekian banyak persoalan yang akan dihadapi seiring laju perkembangan zaman.

Berbagai persoalan kebangsaan itu terjadi akibat masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama secara komprehensif. Ajaran agama dimaknai secara sempit, tergerusnya sikap toleransi, berkembangnya paham ekstremis bahkan munculnya sikap dan perilaku yang menegasikan Pancasila sebagai dasar negara.

Merujuk pada fakta sejarah ketika pendidikan Pancasila dihapuskan dari mata pelajaran pokok dalam dunia pendidikan, dan pemaknaan Pancasila diserahkan pada mekanisme "pasar bebas" telah menyebabkan absennya negara dalam pembinaan mental ideologi bangsa.

Tercermin pada publikasi berbagai hasil survei yang dilakukan pada tahun 2018 di mana 63 persen guru memiliki opini intoleran terhadap agama lain, tiga persen anggota TNI terpapar paham ekstremis, 19,4 persen PNS atau ASN tidak setuju Pancasila, dan tujuh kampus terindikasi terpapar ekstremisme agama.

"Gambaran di atas semakin menegaskan pentingnya pendidikan karakter bangsa yang dilakukan secara intens, masif, dan berkesinambungan," ujarnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.