Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Berencana Memangkas Defisit Fiskal Tahun 2024

📅 Selasa, 21 Feb 2023, 01:47 WIB | Oleh:
Pemerintah Berencana Memangkas Defisit Fiskal Tahun 2024 Doc: Koran Jakarta / Selocahyo
Ket. Seorang pekerja di Terminal Petikemas Surabaya, baru-baru ini.

JAKARTA - Dengan target untuk menyelesaikan proyek infrastruktur yang tersisa, pemerintah pada Senin (20/1), dilaporkan akan memperkecil defisit fiskal tahun 2024, bahkan ketika pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan meningkat.

Dikutip dari Channel News Asia, pemerintah bulan lalu mencatat defisit fiskal sebesar 464,3 triliun rupiah (sekitar 30,64 miliar dolar AS) pada tahun 2022, atau 2,38 persen dari produk domestik bruto, berdasarkan data yang tidak diaudit.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, ia mengharapkan defisit fiskal sebesar 2,84 persen dari PDB pada tahun 2023 dan, defisit APBN 2024 dalam kisaran 2,16 persen hingga 2,64 persen dari PDB.

Menanggapi rencana belanja APBN tahun depan, Sri Mulyani mengatakan, tantangan pertumbuhan ekonomi 2024 antara lain menjaga kepercayaan konsumen dan menjaga momentum investasi tetap kuat, serta mengantisipasi gangguan ekspor terkait isu geopolitik.

"Tahun depan anggaran akan dipertahankan. Di satu sisi penerimaan negara akan tumbuh dengan tax ratio yang terus meningkat dan belanja anggaran akan dijaga dengan disiplin dan sesuai agenda nasional," ujarnya.

Secara terpisah, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengungkapkan, ekonomi Indonesia pada tahun 2024 diproyeksikan tumbuh antara 5,3 persen dan 5,7 persen.

Sebaiknya Anda baca juga:

Menurutnya, sumber pertumbuhan itu adalah investasi dan konsumsi rumah tangga, yang menyumbang lebih dari setengah PDB Indonesia.

"Sumber lainnya adalah transisi energi, pembangunan ibu kota baru, dan kebijakan hilirisasi sumber daya alam," tambahnya.

Data resmi menunjukkan awal bulan ini, ekonomi Indonesia tumbuh 5,31 persen pada 2022, tingkat pertumbuhan tahunan terbaiknya sejak 2013.

Konsumsi rumah tangga meningkat tahun lalu, didukung oleh pengeluaran terkait perjalanan dari pelonggaran pembatasan pandemi.

Pemerintah telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen pada tahun 2023.

"Pemerintah juga memberikan proyeksi awal inflasi headline pada tahun 2024 pada kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen," tambah Susiwijono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.