Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“E-Coklit' Malah Sulitkan Petugas Pencatatan Data Pemilih

📅 Selasa, 21 Feb 2023, 05:05 WIB | Oleh:
“E-Coklit' Malah Sulitkan Petugas Pencatatan Data Pemilih Doc: ANTARA/HO-KPU Jakarta Timur
Ket. Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) tengah melakukan pencocokan dan penelitian terhadap data calon pemilih di wilayah Jakarta Timur.

JAKARTA - Sebagian petugasPemutakhiranData Pemilih (Pantarlih) Jakarta Timur justru terkendala dalam menggunakan aplikasi e-coklit untuk pencocokan data calon pemilih. "Aplikasi e-coklit belum maksimal karena terkendala dengan jaringan internet. Tidak semua wilayah Jakarta Timur bagus jaringan internetnya," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur, Wage Wardana, Senin (20/2).

Wage menyebutkan ada dua sistem yang digunakan petugas Pantarlih dalam pencocokan dan penelitian terhadap data calon pemilih. Pertama, secara manual berupa formulir (lembaran kerja). Kedua, menggunakan teknologi informatika dengan memakai aplikasi e-coklit berbasis Android.

"Secara manual tidak ada kendala karena hanya mengisi formulir berdasarkan dokumen kependudukan dan data lain," katanya. Meski ada kendala, secara keseluruhan proses coklit data calon pemilih Pemilu 2024 berjalan baik. "Tidak ada masalah berarti. Hanya proses e-coklit yang tidak bisa maksimal," ujar Wage.

Kendati demikian, dia mengingatkan kepada petugas Pantarlih agar melakukan proses e-coklit ketika jaringan internetnya sudah membaik. KPU Jaktim mengerahkan 8.773 petugas Pantarlih untuk coklit data calon pemilih Pemilu 2024. Pantarlih Pemilu 2024 dibentuk guna membantu Panitia Pemungutan Suara dalam pemutakhiran data pemilih.

Bawaslu

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Barat mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi Pemilu 2024. "Pengawas pemilu penting dilakukan bersama baik dengan masyarakat maupun Bawaslu demi memastikan tidak ada pelanggaran," kata Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Jakarta Barat, Ahmad Zubadillah.

Zubadillah mengatakan masyarakat bisa mengawasi melalui aplikasi Jarimu Awasi Pemilu. Di dalam aplikasi tersebut, masyarakat bisa mendapat beragam informasi terkait peraturan pemilu maupun berita terkini tentang pengawasan pemilu di setiap daerah.

Selain itu juga tersedia forum komentar guna merespons segala isu yang sedang bergulir terkait pemilu. Melalui aplikasi tersebut, warga bisa mendapat informasi terkait teknis pemilu hingga jenis-jenis pelanggaran yang perlu ditindaklanjuti Bawaslu.

Tidak hanya itu, Zubaidillah juga menyediakan wadah pelaporan warga secara daring. Dengan demikian, warga bisa melaporkan dugaan pelanggaran pemilu di wilayahnya secara aktual. Laporan tersebut akan masuk ke Bawaslu dan segera ditindaklanjuti. Dia memastikan Bawaslu melindungi identitas warga yang melaporkan.

"Jadi, biar masyarakat mengetahui dan memberikan informasi. Di aplikasi tersebut warga bisa berkomentar atau membuat laporan," jelasnya. Dengan adanya wadah laporan tersebut, Zubaidillah berharap masyarakat bisa lebih aktif terlibat dalam pengawasan pemilu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.