Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akses Kredit UMKM Diperluas

📅 Senin, 20 Feb 2023, 07:37 WIB | Oleh:
Akses Kredit UMKM Diperluas Doc: Istimewa

JAKARTA - Penerapan pembiayaan rantai pasok dapat memperluas akses kredit atau pembiayaan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Hal itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UMKM ke depan.

"Pembiayaan rantai pasok pada dasarnya adalah jenis kredit yang menyediakan pinjaman jangka pendek sehingga dapat mengoptimalkan pengelolaan arus kas," kata Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Rofikoh Rokhim, dalam Seminar "Perluasan Akses Pembiayaan kepada UMKM melalui Skema Rantai Pasok guna Mendorong Pembiayaan yang Inklusif dan Seimbang" yang dipantau virtual di Jakarta, Jumat pekan lalu.

Pada kesempatan itu, dilakukan peluncuran buku Kajian Model Bisnis Multichannel Financing yang merupakan hasil kerja sama BI dan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Dalam seminar itu, Rofikoh menuturkan skema rantai pasok merupakan salah satu model pembiayaan bagi UMKM di mana penyedia layanan keuangan misalnya bank, menyediakan fasilitas pembiayaan kepada pemasok baik sebagai distributor, agen, maupun retailer sebelum tanggal jatuh tempo faktur.

Menurut data Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) pada 2020, posisi kredit UMKM di Indonesia sebesar 20,43 persen dari total kredit perbankan, lebih kecil dibandingkan Malaysia yang mencapai 44,82 persen.

Sedangkan hasil survei kinerja UMKM oleh Bank Indonesia (BI) pada 2022 mengungkapkan sekitar 21 persen UMKM mengharapkan bantuan kebijakan terkait permodalan khususnya pembiayaan tenor jangka pendek dan sekitar 15,2 persen UMKM mengharapkan adanya bantuan kebijakan khusus dalam mengakses pasar global untuk ekspor produknya.

Melalui skema pembiayaan rantai pasok, pemasok dapat memperoleh pembayaran lebih awal tanpa mengganggu arus kas dan pembeli dapat menerima barang atau jasa yang dibutuhkan. Di sisi lain, pembeli dapat membayarkan faktur penjualan pada tanggal jatuh tempo faktur kepada penyedia layanan keuangan.

Rofikoh mengatakan kunci keberhasilan UMKM untuk dapat menggunakan fasilitas pembiayaan rantai pasok adalah dengan adanya sinergi antara perusahaan besar (principal/anchor), lembaga keuangan, kementerian/lembaga terkait dan perusahaan pendukung lainnya seperti perusahaan asuransi dan perusahaan konsultasi usaha UMKM.

Idealnya pembiayaan rantai pasok menggunakan platform berbasis teknologi informasi yang bisa mengintegrasikan data antara supplier, penyedia dana dan perusahaan besar (principal/ anchor), sehingga proses onboarding dan monitor kinerja peminjam bisa dilakukan secara otomatisasi.

Terobosan Bisnis

Pada kesempatan sama, Deputi Gubernur BI, Doni P Joewono.menyatakan implementasi skema pembiayaan multichannel financing (Mcf) dapat mendukung pencapaian target arahan Presiden RI Joko Widodo untuk porsi penyaluran kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebesar 30 persen pada 2024. Mcf merupakan pembiayaan melalui rantai nilai usaha yang terhubung dengan korporasi atau aggregator.

Doni menuturkan agunan dan ketersediaan laporan keuangan menjadi salah satu kendala utama bagi bank untuk menyalurkan pembiayaan ke UMKM sehingga Mcf menjadi terobosan model bisnis pembiayaan yang meringankan debitur karena terdapat jaminan dari mitra/anchor/principal sebagai pihak yang turut menjadi penyangga kredit antara lembaga pembiayaan dan UMKM.

Melalui skema MCF, perusahaan mitra dapat menyampaikan rekomendasi UMKM yang layak mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan maupun lembaga pembiayaan.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyatakan otoritas mendukung sejumlah opsi pembiayaan bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha yang lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.