Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Roket H3 Andalan Jepang Gagal Lepas Landas, Sempat Ditunda Tiga Kali

📅 Sabtu, 18 Feb 2023, 15:02 WIB | Oleh:
Roket H3 Andalan Jepang Gagal Lepas Landas, Sempat Ditunda Tiga Kali Doc: Japantoday/Kyodo
Ket. Roket H3 andalan baru Jepang gagal lepas landas di Tanegashima Space Center di Prefektur Kagoshima pada hari Jumat.

TOKYO - Badan antariksa Jepang JAXA mengatakan pada Jumat (17/2) bahwa roket andalan baru H3 gagal lepas landas sesuai jadwal pada hari itu karena kegagalan pengapian.

Roket H3 pertama Jepang gagal diluncurkan dari Tanegashima Space Center di prefektur Kagoshima pada Jumat (17/2) pagi setelah mesin pendorongnya tidak dapat menyala, menurut Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).

Badan itu mengatakan sedang menyelidiki kegagalan peluncuran.

Peluncuran roket H3, penerus roket H2A Jepang, awalnya direncanakan pada 12 Februari tetapi ditunda hingga 15 Februari karena kesalahan dalam sistem penerbangan roket, dan kemudian diundur lagi ke 17 Februari karena kondisi cuaca yang tidak menguntungkan.

Mengutip Japantoday, roket H3 senilai 200 miliar yen dikembangkan oleh JAXA bersama Mitsubishi Heavy Industries sebagai penerus roket H-2A, yang akan pensiun setelah peluncuran ke-50 yang diharapkan dalam beberapa tahun mendatang untuk mengakhiri layanan 20 tahunnya.

H3, yang panjangnya sekitar 60 meter (196 kaki), dapat menampung lebih banyak satelit dan muatan lainnya daripada model H-2A sepanjang 53 meter (174 kaki) sebelumnya. Biaya peluncurannya dipangkas setengahnya menjadi sekitar 50 juta yen dengan menyederhanakan desain, manufaktur, dan pengoperasian dalam upaya untuk memikat lebih banyak pelanggan untuk layanan peluncuran luar angkasanya.

Mesin utama roket H3 baru dikembangkan dengan suku cadang yang lebih sedikit dengan mengubah metode pembakaran sambil mengganti sebagian besar komponen roket dengan suku cadang mobil yang ada.

Bisnis peluncuran luar angkasa semakin kompetitif karena industri ini dipimpin oleh SpaceX dan Arianespace.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.