Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jet Tempur SU-35 Rusia Muncul di Pangkalan Udara Bawah Tanah Iran

📅 Sabtu, 18 Feb 2023, 16:40 WIB | Oleh:
Jet Tempur SU-35 Rusia Muncul di Pangkalan Udara Bawah Tanah Iran Doc: Istimewa
Ket. Analisa citra satelit terbaru menunjukkan model skala besar dari jet tempur generasi 4+ Rusia, SU-35, di pangkalan udara Eagle 44.

WASHINGTON DC - Kalangan intelejen Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengungkapkan keberadaan pesawat tempur generasi 4+ buatan Russia, SU-35 di salah satu pangkalan udara Iran.

Dikutip dari The New York Times, sejak September 2022, pejabat militer Iran secara terbuka mengungkapkan rencana pembelian 24 Su-35. Selanjutnya, pada 7 Februari, Iran meluncurkan video propaganda pangkalan udara bawah tanah baru yang disebut "Eagle 44".

Rusia belum mengkonfirmasi kesepakatan itu, tetapi rincian dalam foto satelit AS menunjukkan Iran setidaknya membuat persiapan untuk kedatangan SU-35, yang menurut para pejabat akan terjadi akhir tahun ini. Ini akan menjadi peningkatan paling signifikan negara itu untuk armada jet tempurnya yang menua dalam beberapa dekade.

Analisa citra satelit terbaru menunjukkan apa yang tampak sebagai model skala besar dari jenis jet tempur itu di Eagle 44. Gabungan perincian menandakan dua hal tentang rencana Iran: para pejabat optimis tentang pengiriman pesawat-pesawat ini, dan mereka mungkin bermaksud menggunakan Eagle 44 untuk menampungnya.

Mantan analis citra pemerintah AS dan Direktur Senior Aplikasi Misi di HawkEye 360, sebuah perusahaan yang melacak emisi frekuensi radio di seluruh dunia, telah mengidentifikasi dua pesawat tempur di area konstruksi Eagle 44. Salah satu sesuai dengan dimensi Su-35 Rusia.

"Ini kemungkinan untuk penilaian
apakah pesawat itu dapat
bermanuver dan ditempatkan di seluruh fasilitas bawah tanah itu," tulis Biggers pada Times.

Sedangkan penampakan pesawat lainnya diperkirakan masih termasuk yang ada dalam inventaris Angkatan Udara Iran. "Bukan Su-35, tetapi diharapkan (tiba) pada awal 2023 karena Teheran terus mendukung perang Rusia di Ukraina," tambah Biggers.

Kerja sama militer antara Rusia dan Iran telah dipercepat oleh isolasi internasional Rusia dan kebutuhan pasokan militer setelah invasi ke Ukraina. Pemerintahan Biden menggambarkan hubungan yang lebih dekat inu "berbahaya", dan yakin pilot-pilot Iran sudah menerima pelatihan tentang pesawat terbaru.

"Pesawat tempur ini akan secara signifikan memperkuat Angkatan Udara Iran dibandingkan dengan tetangga regionalnya," kata juru bicara Gedung Putih, John Kirby, pada jumpa pers bulan Desember.

Pangkalan udara Eagle 44 dinilai masih menjalani beberapa peningkatan untum persiapan pengiriman. Pintu masuk terowongan yang terlihat dalam rekaman video mungkin terlalu sempit untuk menampung jet Rusia yang lebar. Tetapi analisis The Times menunjukkan bahwa terowongan lain, mungkin untuk pesawat yang lebih besar, masih dalam pembangunan.

Perang Ukraina mendekatkan Iran-Rusia

Menyusul kemunduran di medan Ukraina, Rusia semakin beralih ke Iran untuk pasokan militer, termasuk drone kamikaze yang sering digunakan untuk melakukan serangan terhadap kota-kota besar seperti Kyiv. Penjualan Su-35 bisa menjadi cara untuk membalas budi.

"Dukungan Iran untuk Rusia di Ukraina tampaknya menjadi bagian dari pakta kerja sama pertahanan yang lebih besar," kata Afshon Ostovar, pakar keamanan nasional di Sekolah Pascasarjana Angkatan Laut.

"Iran dapat memperoleh manfaat dari kerja sama Rusia dan transfer senjata dalam beberapa cara, tetapi dua bidang utama di mana kerja sama dapat menjadi dorongan bagi Iran adalah melalui transfer pesawat canggih Rusia dan sistem anti serangan udara, seperti S-400," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.