Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Upaya Presiden Xi dan Biden di KTT G20 Bali Terhambat Insiden 'Balon Mata-mata'

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Presiden Xi dan Biden di KTT G20 Bali Terhambat Insiden 'Balon Mata-mata' Doc: Antara/Xinhua/Bao Dandan
Ket. Bendera nasional Tiongkok dan Amerika Serikat di Constitution Avenue di Washington DC, Amerika Serikat.

Beijing - Pertemuan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di sela-sela KTT G20 di Bali tahun lalu yang mengupayakan pemulihan hubungan bilateral, terhambat oleh insiden "balon mata-mata".

"Apa yang dilakukan AS berdampak besar pada upaya dan kemajuan yang dibuat oleh Tiongkok dan AS dalam menstabilkan hubungan bilateral sejak pertemuan para pemimpin di Bali," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) Wang Wenbin di Beijing, Rabu.

Pihaknya juga menentang sanksi yang dijatuhkan AS terhadap sejumlah perusahaan Tiongkok terkait pesawat sipil nirawak yang disebut-sebut sebagai "balon mata-mata" itu.

"Tiongkok sangat menentang hal itu dan akan mengambil tindakan balasan terhadap entitas AS sesuai dengan undang-undang karena telah merusak kedaulatan dan keamanan Tiongkok," ujarnya dalam pengarahan pers reguler.

Wang menyatakan bahwa masuknya pesawat sipil Tiongkok tak berawak ke wilayah udara AS itu murni merupakan peristiwa yang tidak disengaja, tidak diduga, dan disebabkan olehforce majeure.

Tiongkok telah berulang kali mengomunikasikan hal itu kepada pihak AS. Tiongkok mengecam reaksi AS yang berlebihan dengan menembak jatuh balon udara tersebut sehingga meningkatkan ketegangan kedua negara ekonomi terbesar di dunia itu.

"AS juga menjadikan insiden itu sebagai alasan untuk menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan dan institusi Tiongkok," ucapnya menyayangkan.

Ia bahkan menuding AS sejak Mei tahun lalu meluncurkan sedikitnya sepuluh kali balon yang mampu terbang tinggi di wilayah udara Tiongkok, termasuk di atas Xinjiang dan Tibet, tanpa persetujuan pihak terkait di Tiongkok.

"Tiongkok telah mengatasi penerbangan balon ilegal AS melintasi wilayah udara kami secara profesional. Sebaliknya, AS bereaksi berlebihan terhadap masuknya pesawat sipil Tiongkok yang tidak disengaja ke wilayah udaranya yang disebabkan olehforce majeure," ujar Wang.

Oleh sebab itu, Beijing mendesak AS memberikan penjelasan kepada Tiongkok dan komunitas internasional, berhenti mencoreng dan menyerang Tiongkok serta tidak lagi menyesatkan pandangan publik AS dan komunitas internasional.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken membatalkan kunjungannya ke Beijing pada Jumat (3/2) terkait insiden balon mata-mata Tiongkok di wilayah udara AS. Kunjungan Blinken tersebut untuk menindaklanjuti pertemuan Xi-Biden di Bali pada 15 November 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.