Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Jokowi Berharap Forum Air Dunia Hasilkan Rekomendasi Konkret Atasi Krisis

📅 Rabu, 15 Feb 2023, 13:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Jokowi Berharap Forum Air Dunia Hasilkan Rekomendasi Konkret Atasi Krisis Doc: antarafoto
Ket. Presiden Joko Widodo

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan Forum Air Dunia ke-10 di Bali pada 2024, tidak hanya menjadi ajang konferensi biasa, namun dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk mengatasi krisis air global.

"Beliau (Presiden Jokowi) berharap World Water Forum ke-10 nanti tidak hanya sebagai conference biasa, tapi juga menghasilkan concrete recommendation untuk dilakukan aksinya," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono setelah mendampingi Presiden Jokowi menerima delegasi Dewan Air Dunia (World Water Council) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/2).

Dalam pertemuan dengan Dewan Air Dunia, kata Basuki, Presiden Jokowi berpesan agar Forum Air Dunia ke-10 membahas enam topik utama, yang di antaranya adalah air untuk kemanusiaan dan lingkungan.

"Beliau memesankan ada enam topik yang harus dibahas di dalam World Water Forum nanti, di antaranya adalah kebutuhan air untuk human dan environment karena beliau melihat the global water crisis now," ujar Basuki.

Basuki menjelaskan bahwa pada 15-16 Februari 2023 akan dimulai pertemuan awal yang akan dihadiri oleh seluruh Dewan Gubernur Dewan Air Dunia, yang terdiri atas 56 orang. Selain itu, pertemuan perdana ini juga akan dihadiri lebih dari 1.400 orang peserta.

"Mudah-mudahan kick-off meeting ini bisa berjalan dengan baik untuk bisa menggerakkan semua. Jadi, tujuannya adalah memobilisasi, menggerakkan semua stakeholders di water sector untuk lebih aware terhadap problem-problem pengelolaan sumber daya air," imbuh Menteri Basuki.

Sementara itu, Presiden Dewan Air Dunia Loic Fauchon menyampaikan apresiasinya atas dukungan Presiden Joko Widodo dan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia dalam bidang air.

"Kita harus mempersiapkan World Water Forum berikutnya yang akan diadakan di Bali tahun depan dan bersama-sama dalam proses koordinasi kita mencoba memberikan solusi baru, respons baru yang memungkinkan kita meningkatkan akses air untuk miliaran orang," ujar dia.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.