Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Ungkap KKB Egianius Kogoya Lakukan 65 Kejahatan Mengerikan Sejak 2017

📅 Rabu, 15 Feb 2023, 10:45 WIB | Oleh:
Polisi Ungkap KKB Egianius Kogoya Lakukan 65 Kejahatan Mengerikan Sejak 2017 Doc: Antara/Humas Polda Papua
Ket. Egianus Kogoya bersama anggotanya

Polda Papua mencatat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianius Kogoya telah melakukan 65 aksi kejahatan bersenjata di sekitar Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Adapun aksi tersebut dilakukan Egianius dkk sejak 2017.

"65 aksi kejahatan atau aksi teror itu dilakukan KKB pimpinan Egianus itu dalam kurun waktu dari tahun 2017 hingga 2023," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo di mapolda setempat, dikutip dari Antara, Rabu (15/2).

Benny menjelaskan, kejahatan yang dilakukan untuk meneror masyarakat itu terdiri atas 31 aksi penembakan, 16 aksi kontak tembak, delapan aksi penyerangan, tiga aksi pembantaian, dan dua aksi pembakaran.

Terbaru, KKB pimpinan Egianus Kogoya, Selasa (7/2), dilaporkan membakar pesawat milik Susi Air yang dikemudikan Philip Mark Mehrtens. Egianus Kogoya dan kelompoknya bahkan menjadi dalang penyanderaan terhadap pilot Susi Air di Distrik Paro yang hingga kini masih dicari keberadaannya.

"Memang benar, Egianus dan kelompoknya yang melakukan penyanderaan terhadap pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru, yakni Philip Mark Mehrtens," ujar Benny.

Lebih lanjut, kata Benny, Polda Papua telah menerbitkan 16 orang pelaku kejahatan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) untuk dilakukan tindakan hukum.

"Ke-16 orang itu, termasuk Egianus Kogoya," ucapnya.

Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge mengakui bila Pemda Nduga telah memfasilitasi masyarakat Distrik Paro yang mengungsi ke Kenyam.

Saat ini, masyarakat Paro banyak yang mengamankan diri dan Pemda Nduga telah memberikan fasilitas berupa tempat penampungan serta kebutuhan bahan makanan yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

"Masyarakat merasa ketakutan sehingga memilih keluar dari kampung halamannya dengan berjalan kaki," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.