Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Jadi Satu-satunya Negara yang Perbantukan Pesawat Angkut untuk Penanggulangan Bencana di Turki

📅 Rabu, 15 Feb 2023, 21:19 WIB | Oleh:
Indonesia Jadi Satu-satunya Negara yang Perbantukan Pesawat Angkut untuk Penanggulangan Bencana di Turki Doc: Istimewa
Ket. Pesawat Hercules C-130 TNI AU mengangkut pengungsi korban gempa Turki.

ANKARA -Pesawat Hercules C-130 TNI AU yang membawa bantuan dari Indonesia untuk korban gempa Turki langung diperbantukan untuk mendistribusikan dan mengangkut korban gempa. Indonesia menjadi satu-satu negara yang meminjamkan pesawat angkut ke Turki.

"Pihak Turki sangat berterima kasih. Indonesia adalah satu-satunya negara yang meminjamkan pesawat angkut kepada Pemerintah Turki," kata Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal, Selasa (14/2).

Menurut siaran persnya, selama di Turki, pesawat TNI tersebut akan berbasis di Lanud Militer Turki Estimesgut, Ankara.

Sampai dengan Selasa (14/2) pesawat Hercules C-130 TNI AU telah melaksanakan pendistribusian bantuan logistik ke Bandara Kahramanmaras sebanyak 2 tahap pengiriman.

Tahap pertama dengan total 7.5 ton berupa pakaian semua umur, selimut, bed cover, dan perlengkapan mandi dan sanitasi. Tahap kedua pesawat tersebut membawa bahan logistik dengan berat total 8.5 ton yang terdiri dari kasur, bantal, selimut, scraf dan makanan. Saat kembali dari Bandara Kahmaranmaras, pesawat angkut TNI AU tersebut turut membawa 30 orang, termasuk bayi berumur 3 bulan, yang terdampak bencana menuju ke Ankara.

Misi bantuan kemanusiaan yang disediakan Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) bagi korban gempa di Turki gelombang pertama telah dilaksanakan.

Menggunakan pesawat Hercules C-130 TNI AU yang dilepas Menhan Prabowo Subianto, Sabtu (11/2), pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan barang dan personel, dengan dukungan Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AU, sekaligus menjadikan pesawat tersebut sebagai transportasi perbantuan untuk Turki.

Kepala Biro Humas Kemhan, Kolonel Inf Edwin Adrian Sumantha mengatakan pesawat itu tiba di Turki pada Minggu (12/2) dengan selamat. Menhan Prabowo kemudian memerintahkan agar pesawat Hercules C-130 TNI AU tersebut untuk sementara waktu diperbantukan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD).

Pesawat yang memiliki daya angkut 10 ton tersebut diperbantukan kepada pihak Turki hingga 20 Februari 2023. "Alhamdulillah kegiatan yang dilakukan mulai dari keberangkatan sampai dengan aktivitas perbantuan berjalan aman dan lancar," ujarnya.

Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal mengucapkan terima kasih kepada Kemhan yang telah memberikan pesawat tersebut untuk diperbantukan.

"Menhan yang memberikan perintah agar pesawat Hercules dan kru tersebut diperbantukan kepada pihak Turki untuk penanggulangan bencana. Beliau paham dalam situasi seperti ini masalah supply logistik menjadi sangat kritis. Oleh karena itu beliau ingin Indonesia bisa membantu," ujar Dubes Lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.