Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wawasan Nusantara Bahari Perlu Direvitalisasi

📅 Selasa, 14 Feb 2023, 01:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wawasan Nusantara Bahari Perlu Direvitalisasi Doc: istimewa
Ket. Terima maritime awards I Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Bowono X saat menerima Maritime Awards 2022-2023 di Jakarta, Jumat (10/2) lalu.

YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan semangat Wawasan Nusantara Bahari perlu direvitalisasi untuk mempercepat kebangkitan Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia.

"Guna mempercepat kebangkitan Indonesia melalui gagasan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, upaya revitalisasi semangat Wawasan Nusantara Bahari diperlukan," ujar Sri Sultan melalui keterangan resmi Pemda DIY di Yogyakarta, kemarin.

Saat berorasi dalam gelaran Maritime Awards 2022-2023 yang digelar di Batavia Marina Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (10/2), Sultan juga menekankan bahwa pemahaman tentang geopolitik dan geostrategi pun harus dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Indonesia, kata dia, patut menaruh perhatian dengan posisinya yang memangku Samudera Hindia, khususnya eksistensi Jalur Sutra Maritim dimana pada masa perang dingin Samudera Hindia tidak pernah menjadi daya tarik kepentingan ekonomi dan politik bagi negara-negara tertentu, terutama Amerika, Jepang, China, dan negara-negara Eropa.

Menurut dia, konstelasi mulai berubah pada awal 2000-an, ketika konflik perairan China Selatan mengemuka yang menyebabkan Samudera Hindia muncul ke permukaan sebagai wilayah ekonomi dan politik yang sangat penting.

Merujuk pada berbagai fenomena maritim tersebut, menurut Sultan, tak berlebihan apabila Bangsa Indonesia memang harus menggali, mengkaji serta merevitalisasi kembali semangat Nusantara.

Para penghuni yang berada di dalam Nusantara, ujar Sultan, harus memiliki Wawasan Nusantara, sekaligus Wawasan Bahari, atau lebih tepatnya Wawasan Nusantara Bahari. "Dalam upaya Revitalisasi Semangat Nusantara, maka konsekuensi lanjutannya adalah, bangsa Indonesia harus memiliki pemahaman tentang geopolitik dan geostrategi," jelas Sri Sultan.

Ia mengatakan pemahaman geopolitik dan geostrategi dimaksudkan untuk menggugah wawasan, dalam usaha mengeksplorasi jati diri bangsa.

Pemahaman geopolitik dan geostrategi tersebut, menurut dia, dapat diderivasi dari Wawasan Nusantara, diaktualisasikan dalam konsep Bhinneka Tunggal Ika, dan untuk ditempatkan dalam konteks percaturan global dan pergeseran geopolitik internasional.

Sultan mengatakan semangat dan keterampilan bahari yang pernah menjadi kebanggaan bangsa Indonesia perlu digali dan dikembangkan kembali di kalangan generasi muda agar bangsa Indonesia mampu menjadi tuan di negeri sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.