Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasal Akan Andalkan Kerja Sama Cegah Penyelundupan Minerba

📅 Senin, 13 Feb 2023, 13:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasal Akan Andalkan Kerja Sama Cegah Penyelundupan Minerba Doc: antarafoto
Ket. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan pihaknya akan mengandalkan kerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan dalam upaya mencegah penyelundupan mineral dan batu bara (minerba).

Kasal mengaku bahwa pencegahan penyelundupan minerba memang sudah menjadi arahan yang ditekankan Presiden RI Joko Widodo saat dirinya dilantik pada akhir Desember 2022.

"Memang kebanyakan penyelundupan dalam jumlah besar itu melalui jalur laut, untuk itu Angkatan Laut harus bisa menggagalkan atau mencegah penyelundupan minerba terutama nikel, timah, bauksit, dan batu bara," kata Ali kepada awak media di sela-sela Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AL di Markas Besar TNI AL, Cilangkap, Jakarta, Senin (13/2).

Arahan serupa kembali disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri Rapim TNI/Polri pada Rabu (8/2) dan ditegaskan ulang oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dalam Rapim TNI sehari berselang.

Oleh karena itu, Kasal menegaskan bahwa pihaknya akan mengandalkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya menjalankan arahan tersebut.????

"Kita akan bekerja sama dengan seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) kemaritiman terkait ini, karena wilayah Indonesia cukup luas, kemudian kapal-kapal kita terbatas baik jumlah maupun bahan bakar. Untuk itu kita perlu kerja sama," tutur Ali.

Kasal menambahkan kerja sama tersebut tidak hanya terbatas pemangku kepentingan maritim seperti Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), tetapi juga dengan TNI Angkatan Udara (AU) serta pemerintah daerah.

"Kerja sama ini tidak hanya dilakukan anta- stakeholders kemaritiman, tetapi juga dengan Angkatan Udara misalnya nanti ke depan, kemudian juga dengan pemerintah daerah. Karena biasanya pemda itu yang lebih tahu penyelundupan itu lewat mana, dari mana," ujar Ali.

Kasal juga menekankan pihaknya akan terus bersinergi dengan pihak-pihak intelijen maupun satuan-satuan TNI AL yang berada di daerah demi mengoptimalkan upaya pencegahan penyelundupan minerba.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan TNI dan Polri untuk menjaga keberlangsungan hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam di dalam negeri dari potensi gangguan, termasuk di antaranya ekspor ilegal atau penyelundupan.

"Kalau ekspor ilegal, misalnya, timah masih berjalan, bauksit masih ada, batu bara masih ada, penerimaan negara menjadi sangat berkurang," kata Jokowi kala menghadiri Rapim TNI-Polri di Jakarta, Rabu (8/2).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.