Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terkubur Puing Selama 90 Jam, Anjing Bernama Pamuk Berhasil Diselamatkan

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 11:50 WIB | Oleh:
Terkubur Puing Selama 90 Jam, Anjing Bernama Pamuk Berhasil Diselamatkan Doc: AFP
Ket. Anjing peliharaan bernama Pamuk telah terjebak di bawah puing selama lebih dari tiga hari.

TURKI - Seekor anjing telah diselamatkan dari reruntuhan gempa Turki setelah terkubur selama 90 jam.

Dikutip dari Independent, anjing peliharaan bernama Pamuk itu terperangkap di bawah puing-puing bangunan runtuh setelah bencana alam terbesar dalam lebih dari dua dekade mengguncang wilayah itu. Gempa yang menewaskan lebih dari 20.000 orang dan menyebabkan puluhan ribu kehilangan tempat tinggal dan kelaparan.

Pamuk meminum air yang ditawarkan oleh tim penyelamat saat mereka menggali puing-puing berat yang ditinggalkan gempa berkekuatan 7,8 dan gempa susulan.

Tetangga mengatakan pemiliknya berada di rumah sakit, tetapi penyelamatan itu menimbulkan harapan bahwa anak-anak dan orang dewasa masih dapat ditemukan hidup di bawah puing-puing.

Seorang bayi berusia 10 hari dan ibunya juga diangkat dari puing-puing pada Jumat. Anak laki-laki bernama Yagiz, dievakuasi dari sebuah bangunan yang hancur di provinsi Hatay selatan, yang mengalami kerusakan parah akibat gempa.

Anak itu dibungkus dengan selimut termal sebelum dibawa ke ambulans, dan ibunya dibawa keluar dengan tandu.

Enam orang lainnya ditarik dari bangunan yang runtuh di Iskenderun, juga di provinsi Hatay, setelah menghabiskan 101 jam di bawah reruntuhan, kata petugas penyelamat.

Ribuan orang telah menawarkan utuk mengadopsi "bayi ajaib" yang masih terikat dengan tali pusar ibunya ketika ditemukan oleh tim penyelamat di Jinderis, di sebelah perbatasan Turki.

Baby Aya kehilangan orang tua dan empat saudaranya akibat gempa.Paman buyutnya, Salah al-Badran, akan merawatnya begitu dia keluar dari rumah sakit.

Tim pencari berteriak kegirangan setelah menarik seorang anak berusia 17 tahun Adnan Muhammed Korkut dari bawah reruntuhan di Gaziantep.

Seorang pekerja penyelamat, Yasemin, mengatakan dia menghabiskan empat hari terakhir tanpa tidur mencoba membantunya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.