Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Stunting, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Program Orang Tua Asuh

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 12:55 WIB | Oleh:
Atasi Stunting, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Program Orang Tua Asuh Doc: Dok. Pemkot Tasikmalaya
Ket. Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dalam acara launching Unsil Peduli Stunting yang digelar di Gedung Rektorat Universitas Siliwangi, Kamis (9/2). 

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mendukung perguruan tinggi di Tasikmalaya, Jawa Barat yang membantu mengatasi permasalahan kasus stunting atau anak gagal tumbuh. Ini bertujuan untuk menekan angka stunting di Kota Tasikmalaya.

Universitas Siliwangi (Unsil) menjadi salah satu perguruan tinggi yang turut andil dalam menekan angka stunting di Kota Tasikmalaya. Adapun salah satu upaya tersebut melalui peluncuran Unsil Peduli Stunting.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah turut hadir dalam acara launching Unsil Peduli Stunting yang digelar di Gedung Rektorat Universitas Siliwangi, Kamis (9/2).

Saat ini, kasus gagal tumbuh pada anak atau stunting di Kota Tasikmalaya masih sekitar 22 persen atau sebanyak 1.720 anak. Angka tersebut masih di atas rata-rata nasional yakni sebesar 21 persen.

Banyaknya angka stunting, kata dia, maka Pemkot Tasikmalaya saat ini tengah mencanangkan program "Orang Tua Asuh". Program ini akan memberikan treatment dan memastikan bahwa anak penderita stunting dapat mengonsumsi makanan yang sesuai dan bergizi. Treatment yang diberikan tidak hanya sekali saja melainkan dilakukan secara inklusif dan berkelanjutan.

"Mahasiswa bisa jadi kakak asuhnya, nanti juga bisa didiskusikan strategi agar anak bebas stunting," ujar Cheka.

Selain itu, program lainnya yang tengah dicanangkan di Kota Tasikmalaya adalah program "bageur". Program tersebut akan mencari dan membantu orang yang kurang beruntung setidaknya satu orang dalam seminggu.

Program ini merupakan aksi sosial untuk membantu orang yang kurang beruntung dengan sistem "janjian" untuk melakukan hal baik dan dengan cara bergotong royong di satu target yang nantinya bersama-sama memberikan bantuan semampunya. Siapapun dapat mengikuti program ini, dan diharapkan dengan adanya program ini dapat menjadi upaya dalam penanggulangan kemiskinan dan pencegahan stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.