Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jokowi Sebut Indonesia Kekurangan Pupuk Amonia, Urea, dan NPK

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 09:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jokowi Sebut Indonesia Kekurangan Pupuk Amonia, Urea, dan NPK Doc: Twitter/@Jokowi
Ket. Presiden Jokowi meninjau pabrik pupuk NPK di PT PIM, Aceh Utara.

JAKARTA - Kenaikan harga bahan pokok terjadi di hampir seluruh dunia lantaran krisis pangan akibat perubahan iklim dan perang Rusia-Ukraina. Situasi itu turut membuat distribusi pupuk terhambat.

Dalam sambutannya saat peresmian pabrik pupuk nitrogen, pospor dan kalium (NPK) di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Jumat (10/2), Presiden Joko Widodo mengatakan, masalah kelangkaan pupuk membuat produktivitas pertanian di sebagian besar negara terguncang dan menurun drastis.

Jokowi mengatakan, minimnya ketersediaan pupuk juga terjadi di Indonesia. Dari 13,5 juta ton kebutuhan pupuk dalam negeri, hanya 3,5 juta ton di antaranya yang dapat terpenuhi.

"Kita kekurangan pupuk baik itu amonia, urea maupun NPK," kata Jokowi menjawab wartawan saat berkunjung ke Aceh, Jumat (10/2).

Untuk itu, hadirnya pabrik pupuk NPK PT PIM diharapkan mampu berkontribusi memenuhi kebutuhan pupuk petani.

"Kapasitas yang ada di sini 570 ribu ton kali dua, berarti 1,147 juta ton itu betul-betul maksimal bisa keluar sehingga keluhan-keluhan yang ada di petani bisa kita selesaikan. Kalau tidak, ekspor sangat berpeluang sekali untuk kita kembangkan," kata Jokowi saat meresmikan pabrik pupuk PT PIM.

Presiden mengatakan, nilai investasi untuk PT PIM hingga saat ini sebesar Rp1,7 triliun baik untuk industry maupun sarana pelabuhan. Kementerian BUMN diminta untuk memastikan agar tidak ada lagi masalah terkait pasokan gas dalam produksi pupuk. Sehingga tutupnya dua industri pupuk di Aceh akibat masalah gas tidak terulang.

Pemerintah juga akan mengoperasionalkan kembali PT Aceh ASEAN Fertilizer (AAF). Persiapan operasional kembali PT AAF masih dilakukan. Selain itu, kata Jokowi, pabrik pupuk juga akan dibangun di Papua Barat.

"Pupuk ada lagi kita buat di Papua Barat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.