Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Jayapura, 2.500 Orang Mengungsi karena Khawatir Gempa Susulan

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 11:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Jayapura, 2.500 Orang Mengungsi karena Khawatir Gempa Susulan Doc: ANTARA/Ardiles Leloltery
Ket. Penjabat Sekda Kota Jayapura Robby Awi (tengah) saat memberikan keterangan di Jayapura, Jumat (10/2).

JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura, Papua menyatakan sebanyak 2.500 orang mengungsi pascaterjadi bencana susulan 5,4 magnitudo di wilayah itu diakibatkan kekhawatiran mereka akan terjadinya gempa susulan

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Jayapura Robby Awi di Jayapura, Jumat (10/2), mengatakan para pengungsi tersebut tersebar di 15 titik yang namun hingga kini baru lima titik yang didirikan tenda bagi warga yang mengungsi.

Menurut Robby, dari data yang didapat tim tanggap darurat di lapangan para pengungsi saat ini membutuhkan makan dan minum serta kebutuhan anak.

"Saat ini ada satu dapur umum di Kantor Dinas Sosial Provinsi Papua dan dari TNI ada membuat dapur umum yang berada di pembekalan angkutan (Bekang) serta di Kodim 172/Jayapura," katanya.

Dia menjelaskan menurut rencana Satuan Brimob Polda Papua juga rencananya akan membantu membuatkan dapur umum dengan melihat kondisi situasi pada Sabtu (11/2).

Dia menambahkan pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura dalam melakukan aktivitas agar tetap waspada karena gempa bisa terjadi kapan saja.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Jayapura John Herman Mampioper mengatakan pihaknya telah memasang tenda di Polimak III, Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan yakni satu tenda besar dan dua tenda keluarga.

"Dan di Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan tadi juga baru terpasang satu tenda besar dan satu tenda kecil," katanya.

Selanjutnya kata dia, untuk Kelurahan Bhayangkara dan Kelurahan Angkasapura serta Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara masing-masing sudah terpasang satu tenda besar.

"Sehingga secara keseluruhan hingga kini sudah sudah terdistribusi sekitar 10 yang sudah terpasang," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.