Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Umat Vihara Amurva Bumi Gelar Ritual Po Un

📅 Kamis, 09 Feb 2023, 17:52 WIB | Oleh:
Umat Vihara Amurva Bumi Gelar Ritual Po Un Doc: Istimewa
Ket. Vihara Amurva Bumi Gelar Ritual Po Un.

JAKARTA - Ratusan umat Budha menggelar sembahyang Po Un, ritual sebagai ungkapan terima kasih karena telah melalui tahun yang baik dan tahun yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Bersamaan dengan itu juga digelar perayaan menyambut tahun Kelinci, dan berharap kondisi masyarakat akan lebih baik lagi. Prosesi kegiatan berlangsung di Vihara Amurva Bhumi, Jakarta, Kamis (9/2).

Salah satu tokoh umat Tionghoa Lie Kok Tie mengatakan, ritual ini digelar rutin tiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur atas apa yang dilalui tahun lalu dengan baik, sehat, dan sejahterah. Ia berharap, ke depan kondisi masyarakat Indonesia pada umunya akan lebih baik dalam suasana rukun dan harmonis.

"Biasanya, setelah Imlek ada yang namanya perayaan Cap Gomeh, dan kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan atau upacara syukuran," kata Lie Kok Tie keterangan tertulisnya, Kamis (9/2).

Ia juga mengungkapkan, usai ritual Po Un juga digelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Eksistensi Vihara Amirva Bhumi (Hok Tek Tjeng Sin) bagi Kerukunan dan Kemashalatan Umat.

Hadir sebagai pembicara sejumlah tokoh antara lain Pembimas Budha Kanwil kamenag DKI Jakarta Suwanto, Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Selatan Riyadi, Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Barat Jasman, Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Timur Pandu Dinata, dan Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Utara Mugiyanto.

Lie Kok Tie mengatakan, eksistensi vihara ini haruslah mengedepankan kemashalatan kepada umat. Untuk mewujudkan niat tersebut, Lie Kok Tie minta agar vihara dipimpin dengan manajemen yang baik, transparan dari umat untuk umat.

"Yang tak kalah penting, vihara ke depan harus go green - ramah lingkungan, artinya masalah lilin dan dupa harus diperhatikan sebaiknya seperti apa ke depannya," katanya.

Menurut Lie Kok Tie, apa yang menjadi masukannya itu merupakan upaya adaptasi apa yang dilakukan umat Buddha di luar negeri. Sejatinya, vihara atau tempat ibadah itu harus dapat menaejahterakan masyarakat di lingkungannya terlebih dahulu, dan jika berlebih maka perlu juga kepada masyarakat yang lebih luas.

"Vihara harus mengedukasi umat agar peduli sesama dan mengedepankan toleransi dalam suasana keberagaman dalam menyatukan bangsa. Harapannya kita di Indonesia ini harus menjunjung tinggi toleransi, menghindari unsur SARA dalam suasana keberagaman yang menyatukan bangsa," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

44 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.