Antisipasi Risiko Gempa Seperti di Turki, Indonesia Perlu Pemetaan Gedung-gedung Tua
Kamis, 09 Feb 2023, 01:00 WIBYogyakarta - Ahli kebencanaan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta Eko Teguh Paripurno menekankan pentingnya pemetaan gedung-gedung tua di Indonesia, khususnya yang berada di zona rawan bencana untuk mengantisipasi risiko gempa seperti di Turki.
"Sebelum bicara mitigasi, yang perlu dilakukan adalah pemetaan gedung-gedung tua yang akan jadi masalah," kata Eko saat dihubungi di Yogyakarta, Rabu (8/2).
Laiknya di Turki, menurut dia, gempa berkekuatan besar sangat memungkinkan terjadi di Indonesia.
"Berdasarkan sejarah kejadian gempa di Indonesia maka memungkinkan terjadi dan berulang di Indonesia. Sangat mungkin terjadi seperti gempa Aceh, bahkan lebih kuat dari gempa Turki. Tentu dengan mekanisme yang berbeda," ujar dia.
Selain bangunan tua, pemetaan juga perlu menyasar gedung-gedung tinggi atau bertingkat yang berada di kawasan rawan gempa dan memiliki kerentanan tinggi.
Setiap pemilik gedung, kata Eko, harus menguji kelayakan gedung yang dimiliki.
"Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab semua," kata Koordinator Program Studi Magister Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta ini.
Tanpa pemetaan yang baik, Eko khawatir kesiapsiagaan dan mitigasi akan jauh dari harapan kala bencana gempa terjadi.
Menurut dia, perlu ruang bagi para ahli bangunan gedung untuk ikut mencermati gedung-gedung yang ada sehingga risiko kerusakan akibat gempa bisa ditekan.
"Beri mereka ruang untuk bekerja dan membuat keputusan. Namun, sayangnya keputusannya baik, tetapi tidak populer, banyak yang tidak mendukung dan tidak memberi ruang peran," kata dia.
Pemetaan tersebut, kata Eko, sekaligus memetakan gedung yang menyimpang antara perencanaan dan fakta konstruksinya.
Menurut dia, perlu pula dilakukan kajian forensik atas gedung apakah gedung tersebut telah dibuat secara baik sesuai dengan perencanaan dan penganggarannya.
Redaktur: Kris Kaban
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PT KAI Terima 54 Lokomotif CC205 untuk Optimalkan Logistik di Sumatra Selatan
-
KemenHAM: Penyimpangan KIP Kuliah Cederai Hak atas Pendidikan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa, Pekerja PLN Sumbang 25 Rumah Untuk Korban Bencana di Flores
-
KPK Buka Peluang Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah jika Penanganan di Kejagung Mandek
-
Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus
-
Jelang MTQ Nasional 2026, Semarang Siapkan 100 Sertifikat Halal untuk UMKM Lokal
-
Kini Giliran Korea Selatan Disapa Gelombang Panas Ekstrem
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.