Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lalu Lintas Penerbangan Dunia Mulai Pulih ke Tingkat Pra-Pandemi

📅 Rabu, 08 Feb 2023, 15:08 WIB | Oleh:
Lalu Lintas Penerbangan Dunia Mulai Pulih ke Tingkat Pra-Pandemi Doc: VoA

MONTREAL - Lalu lintas penerbangan dunia pada 2022 naik hingga lebih dari separuh tingkat penerbangan pra-pandemi, menurut data yang dirilis Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) hari Senin (6/2).

Sejak awal pandemi, maskapai mengalami penurunan tajam jumlah penerbangan pada tahun 2020 dan 2021 sehingga mengalami kerugian hingga puluhan miliar dolar. Keuntungan perusahaan mulai kembali meningkat pada 2022 seiring kembalinya lalu lintas penerbangan.

Lalu lintas penerbangan dunia tahun 2022 tumbuh hingga 68,5 persen dibandingkan masa pra-pandemi tahun 2019, dan naik 64,4 persen dibandingkan tahun 2021.

Pada 2022, lalu lintas penerbangan internasional naik 152,7 persen dibandingkan 2021, dan 62,2 persen dibandingkan 2019. Sementara untuk penerbangan domestik, jumlah penerbangannya naik 10,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan naik 79,6 persen dibandingkan tingkat pra-pandemi.

Belum lama ini, pada 8 Januari, Tiongkok membuka kembali perbatasannya setelah tiga tahun menutup diri. Para pengamat menekankan bahwa pemulihan sepenuhnya ke tingkat pra-pandemi bergantung pada seberapa cepat perjalanan dari dan menuju China kembali beroperasi.

Willie Walsh, direktur jenderal IATA, optimistis lalu lintas penerbangan akan terus meningkat pada 2023.

"Industri penerbangan meninggalkan tahun 2022 dalam kondisi yang jauh lebih kuat dibanding ketika memasukinya, karena sebagian besar pemerintahan di dunia telah mencabut pembatasan perjalanan terkait Covid-19 pada tahun itu. Orang-orang pun memanfaatkan kebebasan yang kembali mereka dapatkan untuk bepergian. Momentum ini diperkirakan berlanjut di tahun yang baru, terlepas dari reaksi berlebihan beberapa negara terhadap pembukaan perbatasan Tiongkok," ujar dia.

"Penting bagi negara-negara untuk mengambil pelajaran bahwa pembatasan perjalanan dan penutupan perbatasan tidak cukup berdampak dalam meredam penyebaran penyakit menular di dunia kita yang saling terhubung," pungkas Walsh. SB/VoA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.