Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deteksi Dini Kanker Meningkatkan Harapan Hidup Pasien

📅 Selasa, 07 Feb 2023, 18:28 WIB | Oleh:
Deteksi Dini Kanker Meningkatkan Harapan Hidup Pasien Doc: Antara
Ket. Ilustrasi dukungan untuk pasien kanker payudara

JAKARTA - Dokter spesialis bedah konsultan onkologi Dr. dr. Samuel Haryono, Sp.B (K) Onk mengingatkan, apabila kanker payudara dapat terdeteksi dini maka harapan hidup pasien akan besar, bahkan sama seperti kolega mereka yang sehat saat ini.

"Kalau kamu stadium masih awal, makayour survival rateitu akan sama dengan temenmu SD atau SMP yang sehat sekarang. Karena dia masih lokal harapan hidup besar. Pengobatan tidak macam-macam," kata dokter yang merupakan anggota Perhimpunan Bedah Onkologi Indonesia (Peraboi) di Jakarta, Selasa.

Prognosis kemungkinan hidup pasien kanker payudara rata-rata dalam lima tahun bisa mencapai 90-95 persen pada Stadium 1, 70-75 persen pada Stadium 2, serta 10-25 persen pada Stadium 3 dan 4. Angka ini menunjukkan pentingnya deteksi dini untuk dilakukan oleh setiap individu.
Tak hanya itu, menurut Samuel, apabila kanker terdeteksi dalam stadium dini, maka payudara pasien masih bisa diselamatkan sehingga dia tak perlu menjalani mastektomi atau prosedur pengangkatan seluruh jaringan payudara.

"Your breast is being preserved, conserved. Ayo datang lebih awal. Maka deteksi dini, kalau bisa skrining, kalau bisacancer prevention, nanti era kita harus sudah periksa risiko-risiko riwayat keluarga," tutur dia.

Pentingnya deteksi dini juga diungkapkan dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi onkologi dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD - KHOM. Deteksi ini bisa mulai dari pemeriksaan payudara sendiri (Sadari), pemeriksaan payudara klinis (Sadanis), USG payudara dan mammografi.

"Early detection save lives. Kalau kita bisa temukan pada stadium yang awal,survival ratenyasangat tinggi dibandingkan dengan stadium empat," kata dia.

Kanker dikatakan sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia, dengan hampir 10 juta kematian terjadi pada tahun 2020. Menurut data Kemenkes RI tahun 2022, angka kejadian penyakit kanker di Indonesia sebesar 136 orang per 100.000 penduduk atau berada pada urutan kedelapan di Asia Tenggara.

Angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi yakni kanker payudara yaitu sebesar 42 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 orang per 100.000 penduduk, diikuti kanker leher rahim sebesar 23 orang per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 14 orang per 100.000 penduduk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.