Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Ungkap NTT Laporkan Kenaikan Bencana Hidrometeorologi Basah

📅 Selasa, 07 Feb 2023, 03:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Ungkap NTT Laporkan Kenaikan Bencana Hidrometeorologi Basah Doc: ANTARA/HO-Youtube BNPB
Ket. Pelaksana tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanan BNPB Abdul Muhari dalam Disaster Briefing diikuti daring di Jakarta, Senin (6/2/2023).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan kenaikan bencana hidrometeorologi basah dalam 3--4 tahun terakhir.

"Yang menjadi perhatian kita mulai naiknya laporan kejadian bencana hidrometeorologi basah, dari Nusa Tenggara Timur," ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanan BNPB Abdul Muhari dalamDisaster Briefingdiikuti daring di Jakarta, Senin.

Abdul mengatakan bahwa sebelumnya, NTT adalah provinsi kering, tapi dalam 3--4 tahun terakhir, bahkan di tahun 2021 punya banjir bandang yang cukup dahsyat diakibatkan Siklon Seroja.

"Jadi meskipun ketika kering, cukup ekstrem, NTT sekarang ketika musim hujan pun juga cukup ekstrem. Ini dua duanya merupakan ancaman nyata di Nusa Tenggara Timur," ucap Abdul.

Sehingga, BNPB beri perhatian khusus provinsi NTT untuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Sebab, dilihat dari prakiraan cuaca BMKG, terdapat beberapa bibit siklon di posisi selatan Jawa dan Bali.

"Sehingga untuk NTT kita tahu juga per hari ini, juga ada laporan kejadian banjir di Kabupaten Kupang. Sehingga ini perlu atensi kita semua," tutur dia.

Dikatakan Abdul, NTT sebagai provinsi yang kesulitan air maupun gersang, yang mungkin tidak terlalu banyak tumbuhan penahan hujan.

Namun, saat ini ketika Indonesia secara regional dipengaruhi oleh la Nina, ini frekuensi kejadian banjir bandang tanah longsor di Nusa Tenggara Timur meningkat signifikan.

"Ini menjadi perhatian kita bahwa sekarang NTT bukan hanya provinsi kering, tapi juga dengan intensitas dan frekuensi kejadian banjir yang cukup signifikan," ujar dia

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.