Pemkab Malang Perkuat Edukasi untuk Tekan Dispensasi Nikah

Senin, 06 Feb 2023, 16:15 WIB

MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang akan memperkuat langkah edukasi untuk masyarakat dalam upayamenekan tingginya angka pernikahan dini atau dispensasi nikah di wilayah tersebut yang mencapai 1.434 perkara pada 2022.

Bupati Malang M Sanusi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang akan meningkatkan edukasi untuk masyarakat dengan menggandeng kantor Kementerian Agama setempat.

"Kita nanti akan adakan edukasi dan penyuluhan dalam hal ini Kementerian Agama," kata Sanusi.

Sanusi menjelaskan peningkatan edukasi tersebut,rencananya akan diberikan kepada anak-anak, termasuk para wali murid pada sekolah-sekolah yang berada di 33 kecamatan yang tersebar di wilayah tersebut.

Menurutnya, edukasi tersebutdiharapkan bisa meningkatkan minat belajar anak yang pada akhirnya akan membawa mereka masuk ke dunia kerja. Dengan edukasi itu, diharapkan tidak ada anak yang putus sekolah dan kemudian melakukan dispensasi nikah.

"Mencoba memberikan edukasi kepada anak-anak, termasuk wali murid. Mereka harus belajar, dan mereka harus bisa bekerja, sehingga nantinya bisa dikurangi perkawinan dini," katanya.

Berdasarkan laporan yang ia terima, tingginya dispensasi kawin di wilayah tersebut, juga dinilai berkaitan dengan angka stunting yang berdasar hasil data bulan timbang pada Agustus 2022 tercatat sebesar 7,8 persen.

"Stunting kurang lebih sekitar 11 ribu anak atau 7,8 persen. Menurut laporan, mungkin ada keterkaitan dengan pernikahan dini," ujarnya.

Pengadilan Agama Kabupaten Malang mencatat jumlah pernikahan dini atau dispensasi nikah di wilayah Kabupaten Malang mencapai 1.434 perkara pada 2022 dan merupakan yang tertinggi di wilayah jawa Timur.

Tingginya jumlah dispensasi kawin di wilayah tersebut, juga disebabkan jumlah penduduk yang sangat tinggi di wilayah itu, yakni lebih dari 2,6 juta jiwa. Dari jumlah pengajuan dispensasi kawin yang mencapai 1.434 perkara pada 2022 , sebanyak 1.393 perkara telah diputus.

Jika dibandingkan dengan tahun 2021, jumlah perbandingan dispensasi kawin tersebut mengalami penurunan. Pada 2021, tercatat sebanyak 1.762 perkara dispensasi kawin di wilayah Kabupaten Malang.

Pengadilan Agama Kabupaten Malang menyatakan bahwa penyebab tingginya dispensasi nikah di wilayah Kabupaten Malang tersebut, bukan disebabkan faktor hamil di luar pernikahan. Rata-rata, mereka yang menikah karena mengalami putus sekolah dan sudah bekerja.

Ket. Foto: Foto arsip. Bupati Malang M Sanusi. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Malang

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Monik

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.