Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia Kembangkan Senjata untuk Menarget Jaringan Kabel dan Pipa Bawah Laut

📅 Jumat, 03 Feb 2023, 08:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rusia Kembangkan Senjata untuk Menarget Jaringan Kabel dan Pipa Bawah Laut Doc: VOA/AP
Ket. Kebocoran gas di Laut Baltik dari jaringan pipa gas Nord Stream difoto dari pesawat Penjaga Pantai Swedia, 27 September 2022.

JAKARTA - Pasukan angkatan laut Barat harus beradaptasi dengan ancaman baru karena Rusia dan kekuatan militer lainnya mengembangkan kemampuan baru untuk menyerang prasarana bawah laut yang penting seperti jaringan pipa dan kabel.

Menurut VOA, kerentanan prasarana semacam itu telah lama diketahui. Keprihatinan itu berubah menjadi kenyataan pada September tahun lalu, ketika pipa Nord Stream yang mengalirkan gas dari Rusia ke Jerman pecah di dasar laut Baltik, dekat pulau Bornholm di Denmark, menyebabkan banyak gelembung gas muncul ke permukaan laut.

Penyelidik Swedia menemukan jejak bahan peledak di lokasi itu. Negara Barat mencurigai Rusia melakukan sabotase. Kremlin membantah dan menuduh negara-negara Barat yang melakukan serangan itu.

Beberapa hari setelah kejadian itu, Inggris mengumumkan rencana untuk meningkatkan kemampuan pertahanan bawah lautnya.

Kini kapal pertama sedang dibangun oleh angkatan laut Inggris di galangan kapal di luar Liverpool dan mulai beroperasi akhir tahun ini. Kapal itu dirancang sebagai "kapal induk", yang menjalankan sistem jarak jauh dan bertindak sendiri untuk pengawasan di bawah air dan perang di dasar laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.