Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Pebalap F1 Jean-Pierre Jabouille Meninggal di Usia 80 Tahun

📅 Jumat, 03 Feb 2023, 10:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantan Pebalap F1 Jean-Pierre Jabouille Meninggal di Usia 80 Tahun Doc: Planetf1
Ket. Mantan pebalab F1 Jean-Pierre Jabouille meninggal dunia pada usia 80 tahun.

JAKARTA - Pemenang Grand Prix yang mengklaim kemenangan F1 pertama Renault, Jean-Pierre Jabouille, meninggal dunia pada usia 80 tahun.

"Saya sedih dengan berita bahwa Jean-Pierre Jabouille telah meninggal dunia. Dia memberikan begitu banyak kontribusi untuk motorsport dan F1, dan kami menghargai kenangan dan prestasinya," kata CEO Formula 1 Stefano Domenicali, dikutip dari laman resmi, Jumat (3/2).

Selama kariernya di F1, pebalap asal Prancis itu telah berpartisipasi dalam 55 balapan, dengan hasil dua kemenangan, dan posisi klasemen terbaik P8 pada tahun 1980.

Jabouille memulai debutnya di GP Prancis 1974 dengan turun bersama tim Williams (FWRC).

Dua tahun setelah bergabung dengan Renault, Jabouille mencetak kemenangan kandang yang penting untuk dirinya sendiri dan tim di Grand Prix Prancis 1979. Ia berhasil melampaui saingan terbesarnya dari Ferrari Gilles Villeneuve dan rekan satu timnya, Rene Arnoux.

Lebih lanjut, Jabouille dan Renault meraih kemenangan bersama di Grand Prix Austria pada tahun berikutnya. Ia juga meraih enampole positiondan mengakhiri karir F1-nya dengan 21 poin.

Bersamaan dengan F1, Jabouille mengklaim gelar F2 Eropa pada tahun 1976 dan mengoleksi empat podium di Le Mans 24 Hours.

Tim Alpine saat ini - yang didukung oleh Renault - mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka sangat terpukul mendengar meninggalnya Jabouille. Tim menggambarkannya sebagai seorang pebalap yang rendah hati, insinyur yang brilian, dan pelopor olahraga balap.

"Ia mempelopori perjalanan Renault ke F1 pada tahun 1977 dengan sikapnya yang ulet dan berani. Dia adalah pemenang Grand Prix pertama Renault pada 1979, momen penting dalam perjalanan Renault di Formula 1," ujar Alpine.

"Tekad dan dedikasinya untuk sukses menginspirasi banyak orang, dan nilai-nilai ini tetap menjadi inti tim saat ini dengan warna biru Alpine. Kami berada di tempat kami hari ini karena Jean-Pierre dan warisannya terus hidup," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.