Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Printer 3D Berhasil Cetak Rumah Dua Lantai

📅 Kamis, 02 Feb 2023, 06:54 WIB | Oleh:
Printer 3D Berhasil Cetak Rumah Dua Lantai Doc: VoA/Reuters

HOUSTON - Di jalan pinggiran kota di Houston, Texas, sebuah rumah baru bertingkat mulai terbentuk. Rumah ini bukan bangunan biasa karena lapisan beton dicor oleh printer 3D yang sangat besar, dengan berat lebih dari 12 ton. Printer itu menciptakan rumah dua lantai hasil cetak 3D pertama di Amerika Serikat.

Pembangunan rumah seluas 4.000 kaki persegi atau sekitar 372 meter persegi itu membutuhkan total 330 jam pencetakan.

"Dalam mendesain rumah ini, kami tidak hanya memikirkan denah umum dan penggunaan ruangan, tetapi kami juga merancang jalur pencetakan yang sebenarnya, seperti bagaimana printer akan mencetak, mulai dari mana, dan berhenti di mana," ucap arsitek Leslie Lok, salah seorang pendiri studio desain HANNAH.

Proyek ini merupakan kolaborasi dua tahun oleh HANNAH, PERI 3D Construction dan CIVE, sebuah perusahaan teknik konstruksi.

Leslie Lok mengatakan, karena printer melakukan semua pekerjaan berat, maka hanya sedikit pekerja yang dibutuhkan di lokasi konstruksi.

"Ini adalah proses konstruksi yang jauh lebih cepat dan juga hanya membutuhkan empat hingga lima orang kru di lokasi untuk mencetak seluruh rumah, jadi Anda melihat bahwa di lokasi saat ini hanya ada lima orang. Salah satu manfaatnya adalah printer ini melakukan pekerjaan berat yang menggantikan tenaga manusia," tutur Lok.

Rumah dengan tiga kamar tidur itu akan menampilkan desain hibrida dari rangka kayu dan beton. Beton dapat menahan angin topan, badai besar, dan cuaca buruk lainnya yang semakin parah dan sering terjadi di Texas akibat perubahan iklim.

"Pada dasarnya printer ini bekerja sangat mirip dengan printer 3D desktop kecil untuk cetakan plastik, namun ada dua perbedaan utama. Yang pertama adalah ukurannya, tentu saja printer ini dapat dibuat lebih besar dan diperkecil untuk mencetak panil-panil sesuai ukuran proyek yang Anda butuhkan. Dan kedua, adalah bahannya. Kami mencetak dengan bahan beton, bahan yang sama sekali berbeda dari plastik," ujar Roberto Montemayor, manajer proyek PERI 3D Construction.

Rumah itu diharapkan selesai pada paruh kedua tahun 2023. Para kontraktor bangunan berharap teknik inovatif suatu hari kelak dapat membantu membangun rumah multi-keluarga dengan lebih cepat dan murah.

"Logika desain dan tata letak serta sistem struktur bangunan ini dapat dengan mudah disesuaikan skalanya dan dapat diterapkan untuk perumahan multi-keluarga. Dan, kami melihat bahwa ini bisa mengarah pada sasaran di mana kita dapat memanfaatkan pencetakan 3D dalam hal itu," pungkas Roberto Montemayor. VoA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.