Menlu Yakin RI Bakal Optimal di Keketuaan ASEAN

Kamis, 02 Feb 2023, 01:25 WIB

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pengalaman sebagai Presidensi atau Keketuaan G20 di 2022 menjadi salah satu bekal bagi Indonesia untuk mengoptimalkan peran dalam Keketuaan ASEAN 2023, terutama dalam mewujudkan tema yang diusung.

"Dengan bekal dan pengalaman di G20, mengedepankan kolaborasi, kerja sama, kita terus mencoba menjadi great leader, mencoba terus memainkan continuing power. Kita akan mencoba bahwa ASEAN akan juga dapat tetap relevan, di situ kan temanya 'Asean Matters: Epicentrum of Growth'," kata Retno Marsudi usai memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan Penyampaian Arah Kebijakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Tahun Anggaran 2023 bertajuk "Transformasi Lemhannas RI 4.0" di Gedung Pancagatra Lemhannas RI, Jakarta, Rabu (1/2).

Ket. Foto: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi — Sumber: antaranews

Sebagai Ketua G20 Tahun 2022, lanjut Retno, Indonesia dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik, meskipun menghadapi situasi dunia yang sedang tidak baik. "Jadi, seperti mission impossible (misi yang mustahil) yang akhirnya menjadi possible (mungkin) dan hasilnya justru di luar dugaan. Jadi, seperti oasis di tengah padang pasir," tambahnya.

Oleh karena itu, dia menilai pengalaman tersebut menjadi salah satu bekal bagi Indonesia untuk mengoptimalkan peran sebagai Keketuaan ASEAN 2023, terutama dalam mewujudkan tema yang diusung.

Lebih lanjut, dia menjelaskan ASEAN Matters dalam tema Keketuaan ASEAN 2023 itu terkait dengan keinginan Indonesia membuat ASEAN tetap relevan dan memegang peran sentral dalam memelihara stabilitas kawasan.

Selanjutnya, Epicentrum of Growth merujuk pada keinginan Indonesia untuk lebih mengapitalkan pertumbuhan ekonomi ASEAN yang selalu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi dunia.

"Jadi, sejarah itu mengatakan bahwa kita terkait dengan ekonomi di ASEAN dan data mengatakan pertumbuhan ASEAN itu biasanya melebihi pertumbuhan dunia. Proyeksi di tahun ini, (pertumbuhan ekonomi ASEAN oleh Asian Development Bank) 4,7 persen, ekonomi dunia diproyeksikan World Bank hanya 1,7 persen," ujarnya.

Retno menambahkan untuk mewujudkan keinginan itu, Indonesia akan berupaya maksimal sebagai Keketuaan ASEAN 2023.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.