Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makanan Tambahan, DKI Sasar 140.000 Ibu Hamil

📅 Kamis, 02 Feb 2023, 05:11 WIB | Oleh:
Makanan Tambahan,  DKI Sasar 140.000 Ibu Hamil Doc: Istimewa
Ket. Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono

JAKARTA - DKI Jakarta ingin memberi kecukupan gizi buat sekitar 140.000 ibu hamil untuk mencegah kelahiran stunting. "DKI bekerja sama Kementerian Kesehatan langsung ingin intervensi ibu hamil yang kekurangan gizi agar anak lahir sehat," kata Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Dia mengatakan ini setelah rapat membahas pengentasan kekerdilan di Jakarta, Rabu (1/2).

Heru minta ibu hamil rajin memeriksakan diri di puskesmas agar mendapat tambahan makanan terutama vitamin. Selain memeriksakan kondisi janin, pemeriksaan kesehatan juga penting untuk mencegah anemina atau kekurangan darah. Selain itu, Heru juga minta ibu hamil disiplin memeriksakan kandungan, termasuk menjaga kesehatan.

Tak hanya kepada ibu hamil, Pemprov DKI juga menyasar bayi berusia di bawah lima tahun (balita) dan pelajar kelas VII atau pelajar kelas I Sekolah Menengah Pertama (SMP). "Kami akan turun tiap hari Rabu. Mereka akan diberi makan tambahan dan vitamin," jelas Heru.

Adapun terkait jumlah kasus tengkes Ibu Kota, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan Jakarta merupakan salah satu daerah dengan kasus kekerdilan terendah. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia, lanjut dia, kasus stunting Jakarta sudah turun dari 16 persen menjadi 14,8 persen dari jumlah balita.

Data tersebut hampir senada dengan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) yang memperkirakan jumlah kekerdilan Jakarta mencapai sekitar 110.000 atau sekitar 14 persen dari jumlah balita mencapai 790.000.

Heru optimistis kasus stunting Jakarta dapat diturunkan karena mulai ada perbaikan di beberapa daerah. Dia memberi contoh Kecamatan Cilincing, dari 777 kasus rawan kerdil, sebanyak 134 di antaranya sudah dikeluarkan dari status stunting. Kementerian Kesehatan dan Pemprov DKI Jakarta menargetkan penurunan hingga lima persen tahun 2024.

Untuk mengejar lima persen, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dan Heru Budi Hartono fokus menurunkan stunting saat ibu hamil dan balita. "Kami setuju langkah tersebut dan akan dimulai pekan ini persiapannya. Pekan depan kami langsung eksekusi," kata Budi Gunadi Sadikin.

Penyamaan Data

Budi menjelaskan persiapan yang sudah disepakati antara lain menyamakan data jumlah kasus kekerdilan Jakarta. Data tersebut berasal dari Kementerian Kesehatan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Pemprov DKI. Penyamaan penting agar data sesuai dengan nama dan alamat. Penyamaan akan dikerjakan dalam satu pekan.

Menkes menyebutkan berdasarkan data terkait survei status gizi, kasus kerdil Jakarta mencapai 14 persen. Berdasarkan data Kepala BKKBN tadi disebutkan terdapat 790.000 balita. Dia menegaskan kembali, dari jumlah itu, diperkirakan angka prevalensi sampai saat ini mencapai sekitar 14 persen atau sekitar 110.000 balita.

Setelah data sama, perlu sinkronisasi program penurunan kerdil ibu hamil dan bayi usia 6-24 bulan.

Menurut Menkes, ibu hamil memiliki risiko tinggi melahirkan bayi kerdil. Maka, pemberian makanan tambahan diperlukan untuk mencegah kekurangan gizi dan anemia. Sedangkan bayi usia 6-24 bulan membutuhkan tambahan makanan di luar air susu ibu, seperti susu, daging ayam, dan daging sapi (protein hewani).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.