Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Momentum Tepat, Presiden Jokowi Minta Genjot Aktivitas Ekonomi

📅 Selasa, 31 Jan 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Momentum Tepat, Presiden Jokowi Minta Genjot Aktivitas Ekonomi Doc: BPMI SETPRES/RUSMAN
Ket. PIMPIN RAPAT TERBATAS I Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju di Jakarta, Senin (30/1).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta para menteri kabinet Indonesia Maju untuk menggenjot aktivitas ekonomi setelah pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Di lapangan, saya lihat kalau untuk wisatawan melihat di Manado sudah mulai banyak menerima wisatawan, Bali sudah mulai pesawat datang membawa wisatawan, juga wisatawan lokal sangat terlihat sekali," kata Presiden Jokowi di Kantor Presiden Jakarta, pada Senin (30/1).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam rapat terbatas dengan tema "Peningkatan Aktivitas Perekonomian dan Pariwisata Pascapencabutan PPKM". "Saya minta laporan Menparekraf, termasuk juga mengenai investasi wisata utamanya yang pertama di Labuan Bajo, Mandalika, dan di Toba dan Likupang," kata Presiden.

Hal kedua yang dibahas berkaitan dengan ekonomi, utamanya yang berkaitan dengan inflasi harga harga barang dan jasa. "Saya lihat harus diwaspadai, terutama urusan beras. Kedua, berkaitan dengan minyak goreng, dilihat betul, dan untuk bidang investasi, saya minta nanti Menkomarinves bisa menyampaikan mengenai hal-hal yang perlu kita lakukan," tambah Presiden.

Presiden Jokowi menyebut dalam dua hingga tiga hari ke depan ada terobosan dalam meningkatkan investasi di Indonesia.

Pemerintah juga telah meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia untuk mengajak lebih banyak masyarakat berwisata di dalam negeri sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan wisatawan nusantara hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kekuatan Lokal

Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pustek), Universitas Gadjah Mada (UGM), Hempri Suyatna, mengatakan pandemi mesti jadi pelajaran bahwa kekuatan lokallah yang membuat Indonesia bertahan. Apa yang dinyatakan Presiden mengenai pentingnya menggenjot wisata lokal adalah salah satu contoh penting yang perlu diapresiasi.

"Tapi, ada yang terus hanya berhenti jadi slogan yakni bangga dengan produk Indonesia, itu belum jadi semangat bersama di kehidupan nyata. Padahal, pandemi kita bisa survive karena ekonomi lokal," kata Hempri.

Menurut Hempri, pemerintah pusat maupun daerah mesti memiliki inovasi pembangunan post pandemic yang fundamentalnya adalah kekuatan lokal, kekuatan yang membuktikan dirinya mampu jadi penopang utama untuk survive selama masa pandemi.

Pemerintah, menurut Hempri, telah memprioritaskan belanja pemerintah melalui pengadaan barang jasa dengan e-catalog sampai 60 persen harus produk lokal. Hal itu mesti dipastikan benar-benar produk lokal dan juga bisa ditambah sampai 70 persen. Selain itu secara budaya, pemerintah bisa mulai dari birokrat untuk mengampanyekan belanja produk lokal di pasar tradisional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.