Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhan AS Kunjungi Korsel untuk Menangkal Ancaman Korea Utara

📅 Selasa, 31 Jan 2023, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menhan AS Kunjungi Korsel untuk Menangkal Ancaman Korea Utara Doc: Antara/KCNA/via Xinhua
Ket. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Seoul - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin dijadwalkan tiba di Seoul pada Senin untuk berbicara dengan mitranya dari Korea Selatan (Korsel) tentang upaya menangkal ancaman nuklir dan rudal Korea Utara (Korut).

Austindanmitranyaitu, MenhanKorsel Lee Jong-sup, juga akan membahas berbagai isu keamanan lain, kata para pejabat di Seoul.

Kunjungan dilakukan Menhan AS saatWashingtondan Seoul berusaha mempertajam penangkalan melalui penguatan latihan militer gabungan serta koordinasi keamanan tiga pihak antara mereka danTokyo, setelah provokasi rudal bermunculan dari Korut.

Pada pertemuan yang dijadwalkan pada Selasa (31/1), Austin dan Lee diperkirakan akan membahas upaya bersama untuk memperkuat kredibilitas perluasan pencegahan yang diberikan AS, menurut para pejabat.

Perluasan upaya pencegahan itu mengandung arti bahwa AS berjanji untuk mengerahkan kemampuan militernyasecara komprehensif, termasuk memobilisasi nuklir, untuk membela sekutunya.

Kedua pihak kemungkinan akan membahas latihan dengan cara simulasi, yang direncanakan digelar di AS pada Februari, di bawah skenario potensi penggunaan senjata nuklir oleh Korut, menurut para pengamat.

Rencana latihan itu telah menarik perhatian di tengah dorongan dari negara-negara sekutu bagi pendekatan yang lebih efektif dan realistis dalam mengatasi ancaman dari pengayaan senjata nuklir taktis Korut di bawah kebijakan nuklir yang agresif.

Lee dan Austin juga mungkin akan membicarakan upayamenyempurnakan perjanjian KTT trilateral tahun lalu antara para pemimpin Korsel, AS, dan Jepang terkait kegiatan saling memberi data peringatan rudal "secara seketika" guna membantu mengatasi ancaman Korut.

Sementara itu, pemberian bantuan bagi Ukraina dalam perang dengan Rusia kemungkinan akan menjadi isu utama dalam pembicaraan tersebut.

Washington pekan lalu mengumumkan rencana untuk mengirim 31 tank tempur ke Ukraina sebagai bentuk dukungan yang teguh bagi negara Eropa itu.

Austin juga kemungkinan memanfaatkan pertemuannya dengan Lee untuk menjelaskan hasil pertemuan antara Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Gedung Putih awal bulan ini.

Dalam pertemuan itu, Biden mendukung tekad Jepang untuk meningkatkan kemampuan militernya, seperti yang tercermin dalam dokumen keamanan utama Jepang yang baru direvisi.

Dukungan itu dinyatakan Biden saat sejumlah kalangan di Korsel masih meragukan dukungan keamanan oleh Jepang, yang mereka yakini belum sepenuhnya menebus kesalahannya selama era kolonial.

Lee dan Austin sebelumnya melakukan pertemuan bilateral secara tatap muka pada Pertemuan Konsultatif Keamanan tahunan di Pentagon --markas besar Departemen Pertahanan AS-- pada November lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.