Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balas Inggris dan UE, Iran Jatuhkan Sanksi terhadap 34 Individu dan Entitas

📅 Jumat, 27 Jan 2023, 14:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balas Inggris dan UE, Iran Jatuhkan Sanksi terhadap 34 Individu dan Entitas Doc: iranintl.com
Ket. Presiden Iran Ebrahim Raisi.

JAKARTA - Pemerintah Iran pada Rabu (25/1), memberlakukan sanksi terhadap 34 individu dan entitas dari Uni Eropa dan Inggris sebagai reaksi atas tindakan serupa yang diambil oleh kedua pihak tersebut terkait tanggapan Teheran terhadap rangkaian aksi protes yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di negara itu.

Menurut VOA, langkah Teheran tersebut dilakukan dua hari setelah Uni Eropa dan Inggris memberlakukan sanksi baru terhadap republik Islam itu, yang telah diguncang oleh protes sejak kematian Mahsa Amini pada 16 September.

Amini, seorang perempuan Kurdi Iran berusia 22 tahun, meninggal dalam tahanan polisi setelah ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat negara itu yang diterapkan untuk perempuan.

Sanksi yang dijatuhkan oleh Teheran termasuk pemblokiran rekening dan transaksi di bank-bank Iran dan "larangan penerbitan visa dan masuk" ke Iran, kata kementerian luar negeri Iran.

Iran menuduh orang-orang dan organisasi itu "mendukung terorisme dan kelompok teroris, menghasut dan mendorong tindakan teroris dan kekerasan terhadap rakyat Iran."

Iran juga menuduh mereka telah "ikut campur dalam urusan dalam negeri Republik Islam Iran dan mengobarkan kekerasan dan kerusuhan serta menyebarkan informasi palsu tentang Iran."

Uni Eropa mengatakan "langkah-langkah Iran ini murni bermotif politik," dan bersikeras bahwa sanksi Eropa "diberlakukan atas dasar hukum yang jelas."

Uni Eropa akan terus menyerukan pihak berwenang di Iran untuk memastikan penerapan akuntabilitas dan kebebasan mendasar bagi para warganya," ujar Peter Stano, juru bicara dari ketua kebijakan luar negeri Uni Eropa Joseph Borrell kepada AFP.

Sanksi yang diberikan Iran menarget 25 nama dari Uni Eropa dan sembilan dari Inggris.

Radio J asal Prancis, organisasi European Friends of Israel dan sebanyak 22 individu termasuk enam anggota Parlemen Eropa berada dalam daftar yang dikenai oleh Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.