Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terapi Gen BPIFB4 Juga Bisa Melindungi dari Hipertensi dan Aterosklerosis

📅 Kamis, 26 Jan 2023, 06:55 WIB | Oleh:
Terapi Gen BPIFB4 Juga Bisa Melindungi dari Hipertensi dan Aterosklerosis Doc: Istimewa

Penelitian University of Bristol Inggris dan MultiMedica Group dari Italia tentang gen mutan antipenuaan dilakukan pada model hewan pengerat. Tim peneliti menemukan gen BPIFB4 yang mengandung bakterisidal/peningkat permeabilitas lipat (bactericidal/permeability-increasing fold) dapat melindungi dari kerusakan fungsi jantung pada tikus paruh baya berusia 14 bulan.

Para peneliti, yang dipimpin oleh Profesor Paolo Madeddu dari University of Bristol, menemukan bahwa pengiriman gen melalui virus terkait adeno (AAV serotipe 9) dengan promotor khusus hati menyebabkan perlindungan yang kuat terhadap penyakit kardiovaskular pada hewan pengerat.

Studi yang berfokus pada indeks jantung dan kepadatan pembuluh darah, menemukan gen BPIFB4, ketika diberikan pada tikus tua (18 bulan), membalikkan penurunan kinerja jantung. Jika dihitung angka tersebut setara dengan 10 tahun pada manusia.

Para peneliti menemukan, gagal jantung pada tikus yang lebih tua terjadi karena mengalami kekurangan protein BPIFB4 dan memiliki kelangkaan yang sesuai di kapiler dan perisit di sekitarnya. "Sebagian besar mutasi (genetik) tidak signifikan," kata Madeddu dikutip laman Drug Discovery Trend.

"Namun, dalam beberapa kasus, mutasi dapat membuat fungsi gen menjadi lebih buruk atau lebih baik, seperti gen antipenuaan mutan yang telah kami pelajari di sini pada sel manusia dan tikus yang lebih tua," imbuh dia

Para peneliti mencatat bahwa individu yang berumur panjang lebih cenderung membawa varian gen BPIFB4 yang terkait dengan umur panjang. Gen tersebut mengekspresikan protein BPIFB4 tingkat tinggi dalam darah. Selain itu, protein mungkin memiliki sifat antiinflamasi.

Para peneliti juga menguji gen BPIFB4 dalam studi in vitro yang melibatkan sel jantung manusia.

"Dengan menambahkan gen/protein umur panjang ke dalam tabung reaksi, kami mengamati proses peremajaan jantung, sel-sel jantung pasien gagal jantung lanjut usia telah kembali berfungsi dengan baik, terbukti lebih efisien dalam membangun pembuluh darah baru," kata Monica Cattaneo, seorang peneliti dari MultiMedica Group di Milan, Italia.

Protein BPIFB4 melindungi fungsi jantung dan tampaknya juga berperan dalam respons imun, membantu membersihkan bakteri dan patogen lain dari aliran darah. Ini sejalan dengan makalah penelitian yang diterbitkan Journal of Molecular Sciences pada 2020. Makalah menyimpulkan BPIFB4 dapat membantu mengobati hipertensi, aterosklerosis, kardiomiopati diabetik, dan kondisi lainnya.

"Sebuah makalah tahun 2019 yang diterbitkan dalam European Heart Journal memproyeksikan bahwa gen yang sama dapat melindungi dari iskemia kronis," kata Cattaneo. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.