Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia Ngamuk, Satu Tewas dan Dua Luka-luka Dalam Serangan Udara di Kiev

📅 Kamis, 26 Jan 2023, 22:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia Ngamuk, Satu Tewas dan Dua Luka-luka Dalam Serangan Udara di Kiev Doc: antara
Ket. Tim penyelamat bekerja di bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan roket di tengah serangan Rusia di Ukraina, di Kiev, Ukraina, dalam gambar selebaran yang dirilis 14 Maret 2022.

Istanbul - Satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka di ibukota Ukraina, Kiev pada Kamis (26/1), setelah peringatan serangan udara nasional diserukan di negara itu menyusul serangan udara oleh Rusia.

Walikota Kiev Vitali Klitschko dalam pesan Telegram mengkonfirmasi korban tewas mengatakan mereka korban dari roket yang menghantam bangunan non-perumahan di distrik Holosiivskyi di Kiev.

Sebelumnya Klitschko mengatakan di Telegram bahwa ledakan terjadi di kota, mengimbau semua orang untuk mencari perlindungan.

Ledakan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah di Ukraina, sementara peringatan serangan udara nasional diserukan di negara itu sehari sebelumnya.

"Musuh (Rusia) menembakkan lebih dari 15 rudal jelajah ke arah Kiev. Berkat kerja hebat pertahanan udara, semua target dapat ditembak jatuh!," kata Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv Serhiy Popko juga melalui Telegram.

Namun demikian, Popko memperingatkan bahwa bahaya serangan udara belum lewat dan mengimbau warga untuk tetap berada di perlindungan hingga sirine berhenti.

Di tempat berbeda, Gubernur Vinnytsia Serhiy Borzov mengatakan melalui Telegram bahwa tidak ada laporan korban jiwa dalam serangan di wilayahnya.

Dua fasilitas infrastruktur energi utama rusak di wilayah Odesa, kata Yuriy Kruk, kepala pemerintahan wilayah bagian tersebut.

Tidak ada peringatan dilaporkan di wilayah Krimea, yang dianeksasi secara ilegal oleh Rusia pada 2014.

Peringatan serangan udara terdengar di Ukraina hampir setiap hari akibat serangan rudal dan drone yang menargetkan infrastruktur sipil dan energi negara.

Serangan semacam itu meningkat secara dramatis setelah ledakan pada Oktober lalu merusak Jembatan Kerch utama Rusia yang menuju Semenanjung Krimea.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.