Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Apa Dengan Kabupaten Malang, Kok Tertinggi Se-Indonesia Dalam Hal Dispensasi Kawin Tahun 2022?

📅 Kamis, 26 Jan 2023, 17:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Apa Dengan Kabupaten Malang, Kok Tertinggi Se-Indonesia Dalam Hal Dispensasi Kawin Tahun 2022? Doc: antara
Ket. Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Nur Djannah Syaf (ketiga kanan) saat sesi foto bersama dalam seminar nasional bertajuk "Hasil Kajian Pencegahan Perkawinan Anak Untuk Mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030", Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Jakarta - Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Nur Djannah Syaf mengatakan daerah dengan jumlah dispensasi kawin paling tinggi di Indonesia selama tahun 2022 adalah Kabupaten Malang.

"Yang paling tinggi di seluruh Indonesia adalah Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Di wilayah Surabaya yang paling tinggi adalah di Kabupaten Malang," kata Nur Djannah Syaf dalam seminar nasional bertajuk "Hasil Kajian Pencegahan Perkawinan Anak Untuk Mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030", di Jakarta, Kamis (26/1).

Nur Djannah Syaf mengatakan, di Malang, faktor pengajuan dispensasi kawin terbanyak karena putus sekolah.

"Di Kabupaten Malang, bukan karena faktor kehamilan yang paling banyak, tetapi karena putus sekolah," katanya.

Selama 2022, pihaknya mencatat ada 15.339 dispensasi kawin di Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dengan cinta mendominasi alasan pengajuan dispensasi.

"Alasan hamil 3.393 perkara, alasan ekonomi 977 perkara. Kemudian alasan intim 133 perkara. Alasan cinta ada 10.836 perkara," kata Nur Djannah Syaf.

Jumlah dispensasi kawin tertinggi kedua di Indonesia adalah Jawa Tengah. Selanjutnya berturut-turut Jawa Barat, Makassar, Palembang, Jambi, dan Bengkulu.

Dalam kesempatan itu, Nur Djannah Syaf meluruskan pemberitaan yang viral tentang Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang disebut memiliki angka dispensasi kawin yang tinggi.

"Di Ponorogo itu perkara di tahun 2020 hanya 292, kemudian di tahun 2022 hanya 191, dibandingkan dengan Kabupaten Malang, perkaranya itu ada sekitar 1.400 lebih," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.