Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Batang Sebut Aktivitas Gunung Dieng Masih Normal

3 Selasa, 24 Jan 2023, 15:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Batang Sebut Aktivitas Gunung Dieng Masih Normal BPBD Batang Sebut Aktivitas Gunung Dieng Masih Normal Doc: antarafoto
Ket. Kondisi Gunung Dieng di Jawa Tengah

BATANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menginformasikan bahwa aktivitas Gunung Dieng yang berada di perbatasan Kabupaten Banjarnegara, Batang, dan Wonosobo saat ini masih terpantau dalam kondisi normal.

"Aktivitas Gunung Dieng masih terpantau normal. Namun demikian, kami minta warga yang berada di lereng Gunung Dieng seperti Desa Pranten dan Gerlang tetap meningkatkan kewaspadaan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Ulul Azmi di Batang, Selasa (24/1).

Menurut dia, berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) disebutkan bahwa kondisi di sekitar Gunung Dieng cukup cerah dan mendung, angin bertiup lemah ke arah utara dengan suhu udara 12-19 derajat Celcius.

Adapun tingkat kegempaan tektonik lokal, kata dia, terjadi sebanyak 65 kali, amplitudo 6,7-427 mm, S-P 048-4,72 detik dengan durasi 4,44-29,5 detik.

Kemudian, konsentrasi gas CO2 di Kawah Sikendang minimal 0,13 persen vol maksimal 0,14 persen vol, dan rata-rata mencapai 0,13 persen vol.

"Dengan tingkat aktivitas Gunung Dieng pada level II (waspada), maka masyarakat maupun wisatawan tidak mendekati kawasan sektor barat daya, selatan, dan tenggara Kawah Timbang dalam jarak 500 meter agar terhindar dari aliran gas CO2," katanya.

Ulul Azmi mengatakan kondisi aktivitas Gunung Dieng secara umum masih aman terkendali. Meskipun terjadi sedikit getaran, kata dia, belum membahayakan keselamatan manusia.

Pemkab Batang, kata dia, sudah menyiapkan empat titik evakuasi bagi warga Desa Pranten dan Gerlang, Kecamatan Blado di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara untuk mengantisipasi dampak peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Dieng.

"Di Gerlang itu ada potensi gas beracun, sedangkan di Pranten ada potensi letusan freatik dan juga diketahui berdekatan dengan lokasi Kawah Sileri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Terus Terpuruk, Ten Hag Seb...
Luar Negeri
Harga Minyak Dunia Turun Dr...

Jakcraft Ruang UMKM Promosikan Produk Unggulan

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakcraft Ruang UMKM Promosi...
Luar Negeri
UNESCO Ungkap Fakta Mengeju...
Daerah
BPBD: Longsor di Lumajang S...
Olahraga
Ben Shelton Rekrut Mantan P...

Keengganan Membaca Benar-benar Mengkhawatirkan

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Keengganan Membaca Benar-be...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.