Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rektor Universitas Terbuka Mewisuda 21 Mahasiswa di Malaysia

📅 Senin, 23 Jan 2023, 07:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rektor Universitas Terbuka Mewisuda 21 Mahasiswa di Malaysia Doc: ANTARA/HO- KRI Tawau
Ket. Suasana wisuda pertama mahasiswa S1 Universitas Terbuka Jakarta di Konsulat RI Tawau, Sabah, Malaysia (20/1/2022).

Kuala Lumpur - KonsulatRI Tawau dan Rektor Universitas Terbuka (UT) Jakarta mewisuda 21 mahasiswa S1 dari Kelompok Belajar (Pokjar) Tawau.

Kepala Perwakilan RI Tawau Heni Hamidah dalam keterangan pers di Tawau, Minggu, mengatakan wisuda tersebut menjadi wisuda pertama yang dilaksanakan di Konsulat RI (KRI) Tawau.

Wisuda itu dilaksanakan bersama Rektor UT Jakarta Ojat Darojat dan dihadiri keluarga mahasiswa, staf KRI Tawau, dan Kepala Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri (PPMLN) UT Perdamean Daulay.

Para peserta wisuda, kata Heni, semuanya adalah lulusan program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), yang sebagian besar merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Mereka selama ini bertugas sebagai guru lokal atau guru bantu di pusat pembelajaran masyarakat (community learning center/CLC) yang mendidik anak-anak WNI atau pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di perkebunan kelapa sawit di Sabah, khususnya di wilayah kerja KRI Tawau yang meliputi Tawau, Kalabakan, Kunak, Semporna dan Lahad Datu.

Heni mengatakan lulusan terbaik diraih Nor Asiyah dengan nilai IPK 3,37.

UT Pokjar Tawau, kata dia, dibentuk pada 2015 di bawah Koordinasi Bidang Kerja Fungsi Penerangan Sosial Budaya KRI Tawau.

Sejak pertama kali dibuka, UT Pokjar Tawau mengalami beberapa kali perubahan induk kepengurusan dan kini berada di bawah UT Pusat.

Dia mengatakan awalnya UT Pokjar Tawau hanya melayani perkuliahan bagi 23 mahasia penerima beasiswa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk program S1 PGSD.

Sebagian besar dari mereka adalah para guru CLCsetempat, yang ingin meningkatkan kapasitas dan kompetensi guna mendukung tugasnya sebagai pengajar bersama para guru bina (tenaga pendidik yang ditugaskan Kemdikbud RI).

Pada 26 April 2018 perjanjian kerja sama ditandatangani oleh KRI Tawau dan UT sebagai dasar hukum penyelenggaraan layanan pendidikan tinggi di wilayah kerja KRI Tawau.

Tutorialtatap muka pertama digelar pada April 2015 dengan delapan kali pertemuan per semester setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 08.00-17.00.

Jumlah tutor saat itu hanya lima orang, yang direkrut dari para guru bina yang memiliki kompetensi dan minimal berijazah magister.

Seiring perkembangannya, kata dia, hampir semua jurusan dan program studi yang ada di UT bisa dipilih oleh mahasiswa, dengan metode daring atau tatap muka tergantung program studi yang diambil.

Untuk program studi secara tatap muka, UT Pusat mengharuskan jumlah mahasiswa per kelas minimal 25-30 orang, sedangkan untuk program daring tidak dibatasi jumlah mahasiswa yang akan mengikuti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.