Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRI Lumajang Dirampok, Uang Rp240 Juta Raib

📅 Sabtu, 21 Jan 2023, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRI Lumajang Dirampok, Uang Rp240 Juta Raib Doc: ANTARA/Zumrotun Solichah
Ket. Petugas memasang garis polisi di Kantor BRI Unit Kunir setelah terjadinya perampokan di BRI tersebut pada Jumat (20/1/2023).

LUMAJANG - Pemimpin Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Lumajang Hendra Affandi Rambe akhirnya angkat bicara terkait kasus perampokan yang terjadi di BRI Unit Kunir dan mengatakan bahwa perampok membawa kabur uang sebesar Rp240 juta.

"Pelaku membawa uang sebesar Rp240 juta dan terhadap kerugian yang terjadi, kami tengah berkoordinasi dengan pihak asuransi," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan di Lumajang, Sabtu (21/1).

Perampokan terjadi di BRI Unit Kunir di Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang pada Jumat (20/1) siang saat seluruh karyawan laki-laki menunaikan Shalat Jumat.

"Kejadian pengambilan uang kas secara paksa tersebut terjadi di BRI Unit Kunir, Branch Office Lumajang pada Jumat (20/1) pukul 12.44 WIB," tuturnya.

Menurutnya kejadian perampokan tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku dengan pengancaman menggunakan senjata tajam kepada petugastellerdan mengambil uang secara paksa.

"Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, namun pelaku membawa uang sebesar Rp240 juta dan terhadap kerugian yang terjadi, kami tengah berkoordinasi dengan pihak asuransi," ucapnya.

Atas kejadian tersebut, lanjut dia, BRI juga telah berkoordinasi dengan pihak berwajib dan pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan pengejaran kepada pelaku.

"Dalam menjalankan operasional bisnis nya, BRI berkomitmen untuk mengutamakan keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi di Kantor/Unit Kerja BRI," ujarnya.

Sebelumnya Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febriyanto Ali mengatakan petugas sudah melakukan olah TKP untuk penyelidikan terkait dengan kejadian perampokan itu dan sudah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Mudah-mudahan pelaku perampokan BRI Unit Kunir bisa segera kami tangkap," katanya.

Dalam rekamanCCTVterlihat dua orang laki-laki dengan memakai helm dan penutup wajah serta membawa senjata tajam jenis pisau panjang datang ke BRI Unit Kunir dengan mengenakan sepeda motor, kemudian seorang pelaku berdiri di tengah pintu dan satu pelaku lainnya masuk ke ruangtellerdengan menodongkan senjata tajam ke karyawan BRI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.