Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penembakan Terjadi Lagi di AS, Enam Orang Tewas Termasuk Seorang Ibu dan Bayinya

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 14:04 WIB | Oleh:
Penembakan Terjadi Lagi di AS, Enam Orang Tewas Termasuk Seorang Ibu dan Bayinya Doc: Fox26
Ket. Jalanan di lokasi penembakan massal terkait perdagangan narkoba di daerah pertanian Goshen, California dijaga polisi.

WASHINGTON - Penembakan terjadi di sebuah daerah pertanian di California, AS, Senin (16/1).Enam korban termasuk bayi enam bulan yang digendong ibunya yang masih 17 tahun tewas dalam pembantaian yang mengerikan itu.

Sheriff Distrik Tulare, Mike Boudreaux mengaitkan pembunuhan itu dengan perdagangan narkoba ilegal. Polisi telah mengeluarkan surat perintah penggeledahan terkait narkoba di rumah yang sama minggu lalu.

"Kami yakin ini adalah pesan yang dikirim," kata Boudreaux kepada wartawan di tempat kejadian seperti disiarkan The Straits Times, Selasa (17/1). "Kami percaya keluarga ini adalah target."

Dua tersangka masih buron, katanya.

Pihak berwenang merespons peristiwa ini setelah terdengar beberapa tembakan. Korban-korban ditemukan di jalan sementara yang lain ditemukan di dalam rumah.

Seorang korban masih hidup dan terluka ketika pihak berwenang tiba, tetapi kemudian meninggal di rumah sakit, kata Boudreaux.

Serangan itu terjadi di Goshen, sebuah komunitas pertanian berpenduduk 5.400 orang di antara Los Angeles dan San Francisco.

Mayat bayi dan ibu nya yang berusia 17 tahun itu ditemukan di selokan di luar rumah, kata Boudreaux kepada Los Angeles Times. Keduanya mengalami luka tembak di kepala.

Beberapa lainnya ditembak di kepala, termasuk seorang wanita tua.Dua wanita selamat dengan bersembunyi di sebuah trailer di properti itu.

"Saya pikir terkait dengan kartel. Tingkat kekerasannya... ini bukan anggota geng kelas bawah," kata Boudreaux kepada surat kabar tersebut.

"Jika (mereka) secara khusus menembak kepala semua orang, mereka tahu apa yang mereka lakukan...(dan) mereka merasa nyaman dengan apa yang mereka lakukan."

Surat kabar itu melaporkan bahwa surat perintah penggeledahan minggu lalu menghasilkan penangkapan dan penyitaan senjata, mariyuana dan methamphetamine.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.