Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Yogya Klaim Sukses Kurangi Sampah Warga 17 Ton per Hari dengan 575 Bank Sampah

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 18:32 WIB | Oleh:
Pemkot Yogya Klaim Sukses Kurangi Sampah Warga 17 Ton per Hari dengan 575 Bank Sampah Doc: Istimewa

YOGYAKARTA - Sejak diberlakukannya Gerakan Zero Sampah Anorganik per 1 Januari 2023, Kota Jogja berhasil mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA Piyungan sebesar 17 ton per hari.

Sejauh ini tercatat ada 575 Bank Sampah yang tersebar di 45 kelurahan dan 14 kemantren Kota Jogja, tapi belum semua unit Bank Sampah melakukan kegiatan yang optimal. Maka dari itu Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), membentuk Fasilitator Kelurahan (Faskel) dan Koordinator Kemantren pengelolaan sampah mandiri untuk mendukung pengawasan dan evaluasi setiap unit Bank Sampah di wilayah.

Kepala Bidang Pengelolaan PersampahanDLH Kota Yogyakarta, Ahmad Haryoko mengatakan, tujuan adanya 2 Faskel di tiap kelurahan dan 1 Koordinator setiap kemantren adalah untuk menjadi mitra Pemkot Yogyakarta dalam melakukan identifikasi, pendampingan, pengawasan, dan evaluasi kegiatan Bank Sampah di seluruh Kota Jogja.

"Total ada 90 Faskel dan 14 Koordinator Kemantren, mereka ini adalah corong dan mitra Pemkot Yogyakarta dalam menyukseskan Gerakan Zero Sampah Anorganik. Mulai dari sosialisasi, pembinaan, pendampingan, monitoring, hingga evaluasi akan terlibat secara aktif, supaya bersama masyarakat bisa memaksimalkan pengurangan sampah anorganik dan mulai mengolah sampah organik secara mandiri," katanya pada Selasa (17/1) di Ruang Bima Balai Kota.

Sosialisasi dan edukasi di tingkat RW bahkan RT terus dilakukan, lanjut Haryoko. Seperti bagaimana pemilahan sampah dan pewadahannya, mana yang organik, anorganik, residu, serta Bahan Berbahaya dan Beracun atau B3.

"Sampah anorganik sudah jelas akan diterima oleh Bank Sampah, sampah residu bisa ditampung TPS yang nanti dibawa ke TPA Piyungan, sampah B3 masyarakat atau melalui Bank Sampah bisa disalurkan ke dropbox yang teresdia di tujuh titik yaitu DLH, Depo Mandala Krida, TPS Gedongkiwo, Depo Nitikan, Depo Utoroloyo, Kantor Sektor Basen Kotagede, dan Komplek Balai kota. Sementara organik bisa ke TPS tapi sambil berjalan, kita akan optimalkan tiap Bank Sampah juga mengolah sampah organik dan begitu pun masyarakat di rumah masing-masing," tambahnya.

Kepala Seksi Pengembangan Sumberdaya Lingkungan Hidup DLH Kota Yogyakarta, Christina Endang Setyowati menjelaskan, ada beberapa sampah anorganik dan residu yang bisa didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi. Seperti plastik sachet yang dapat dimanfaatkan untuk membuat ecobrick, tikar, keset, tas, dan produk lainnya.

"DLH akan bekerja sama dengan Institut Seni Indonesia Yogyakarta kaitannya nanti dalam membuat desain dan pelatihan untuk anggota Bank Sampah dalam membuat produk daur ulang. Bank Sampah yang sudah memiliki produk juga dapat memamerkan karyanya di Galeri Bank Sampah DLH," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.