Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hunian Jadi Penginapan Mesti Ditertibkan

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 05:09 WIB | Oleh:
Hunian Jadi Penginapan Mesti Ditertibkan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Ketua Badan Pengurus Cabang PHRI Kabupaten Bekasi Tuti Nurcholifah Yasin (tengah) bersama jajaran pengurus usai membuka Rakercab PHRI 2023 di Cikarang Selatan, Minggu (15/1).

JAKARTA - Kabupaten Bekasi diminta menertibkan perubahan hunian seperti aparteman yang dijadikan tempat penginapan. Desakan ini disampaikan Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bekasi saat menggelar rapat kerja cabang (Rakercab) perdana kepengurusan periode 2022-2027 di Cikarang, Minggu, guna merumuskan sejumlah program kerja.

"Kami membahas sejumlah agenda termasuk perumusan program kerja internal serta program kerja sama dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah," kata Ketua Badan Pengurus Cabang PHRI Kabupaten Bekasi, Tuti Nurcholifah Yasin, usai pembukaan acara.

Dia menjelaskan beberapa poin masukan disampaikan pengurus antara lain terkait regulasi pendapatan daerah dari sektor pajak perhotelan di tengah merebaknya hunian vertikal berbentuk apartemen yang beralih fungsi menjadi penginapan. "Jadi, ada beberapa masukan dari teman-teman pengurus. Dari perwakilan hotel dan restoran, salah satunya cara menggandeng dinas terkait membahas regulasi teknis pengambilan pajaknya," katanya.

Tuti berencana menggandeng aparatur Satpol PP Kabupaten Bekasi untuk menertibkan tempat-tempat penginapan tersebut mengingat adanya dugaan pelanggaran atas izin usaha. Ia menilai aspirasi pengurus dari perwakilan hotel sangatlah wajar mengingat keberadaan tempat penginapan, selain hotel, berdampak penurunan pendapatan asli daerah. Sebab izin usaha lokasi berupa permukiman berbentuk apartemen maupun tempat tinggal sementara, bukan tempat penginapan.

PHRI telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi untuk sesegera mungkin merealisasikan program kemitraan di sektor pariwisata berbasis industri. "Jadi, kami mengambil peran dari segi pemakaian usaha travel maupun penyewaan kamar penginapan. Kami melihat sejauh ini industri pariwisata Bekasi belum mampu bangkit terlalu jauh usai pandemi," ucapnya.

PHRI Kabupaten Bekasi juga menjadi salah satu inisiator program Desa Pariwisata yang memungkinkan peluang kenaikan okupansi pengunjung hotel dan restoran. Ini antara lain melalui kerja sama dengan sejumlah perangkat daerah terkait.

"Kamisupport kegiatan-kegiatan dinas, termasuk program Desa Pariwisata di mana kami ikut serta masuk dalam keanggotaan. Karena kami juga berupaya terus untuk menggenjot okupansi melaluisoft skillserta pemberdayaan UMKM. Sementara itu, tidak banyak program dulu, namun terpenting bisa terlaksana secara optimal," katanya.

Menurut Tuti, program-program tersebut bisa direalisasikan secara maksimal serta terstruktur, diperlukan sinergiyang baik dengan pihak-pihak terkait melalui kerja sama berkesinambungan. "Diharapkan ke depan bisa terlaksana. Untuk waktu dekat adalah penertiban usaha nonhotel baik apartemen maupun tempat tinggal sementara," ucapnya.

Tuti minta Bupati Bekasi Dani Ramdan untuk membuat surat edaran bagi perangkat daerah maupun legislatif luar daerah yang sedang kunjungan kerja ke Bekasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.