Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sepekan Lalu, 'Capital Inflow' Capai Rp9,95 Triliun

📅 Senin, 16 Jan 2023, 06:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sepekan Lalu, 'Capital Inflow' Capai Rp9,95 Triliun Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing masuk bersih sebesar 9,95 triliun rupiah ke pasar keuangan Indonesia selama sepekan 9-12 Januari 2023.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (13/1), Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, menyebutkan mayoritas modal asing masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 12,36 triliun rupiah, namun terdapat modal asing keluar di pasar saham 2,42 triliun rupiah.

Secara keseluruhan sejak 1-12 Januari 2023 terdapat aliran modal asing masuk bersih sebesar 16,31 triliun rupiah di pasar SBN dan modal asing keluar bersih dari pasar saham senilai 5,32 triliun rupiah.

Derasnya modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik menyebabkan nilai tukar rupiah menguat. Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (13/1) sore, ditutup menguat 190 poin atau 1,24 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.149 rupiah per dollar AS karena masih ditopang oleh revisi aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) oleh pemerintah.

Selain itu, indeks dollar AS yang terlihat melemah ke level 102,25 pun menyebabkan penguatan rupiah. Indeks dolar AS adalah indeks yang menunjukkan pergerakan dolar terhadap enam mata uang negara utama lainnya, yakni euro, yen Jepang, pound Inggris, dollar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

Di sisi lain ia mengungkapkan imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun turun ke level 6,61 persen dari 6,73 persen pada hari ini.

Yield SBN Indonesia masih terlihat lebih menarik dari imbal hasil surat utang AS alias US Treasury Note tenor 10 tahun yang juga turun ke level 3,44 persen.

Sementara itu premi risiko investasi atau Credit Default Swap (CDS) Indonesia 5 tahun tercatat turun ke level 86,82 basis poin (bps) per 12 Januari 2023 dari 92,63 bps per 6 Januari 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.