Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapolri Sebut Pagelaran Wayang Orang Bersama Menjadi Bukti TNI dan Polri Guyub

📅 Senin, 16 Jan 2023, 03:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapolri Sebut Pagelaran Wayang Orang Bersama Menjadi Bukti TNI dan Polri Guyub Doc: ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
Ket. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (kedua dari kanan) foto bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan petinggi TNI lainnya usai berperan dalam pagelaran wayang "Pandowo Boyong" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (15/1/2023) malam.

Jakarta - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebut pagelaran wayang orang "Pandowo Boyong" sebagai bukti keguyuban TNI dan Polri bersinergi serta solid menjaga NKRI.

"Pagelaran ini juga tentunya untuk semakin meningkatkan sinergitas dan soliditas TNI-Polri," kata Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Kapolri menerima undangan dari Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk ikut bergabung dalam pentas seni budaya wayang orang bertajuk "Pandowo Boyong" di Taman Ismail Marzuki (TIM), Minggu malam.

Jenderal bintang empat itu pun lantas menyanggupi dan mengajak beberapa personel Polri untuk ikut dalam pementasan.

Ia pun mengapresiasi pagelaran tersebut, selain melestarikan nilai-nilai budaya bangsa juga ajang menjaga soliditas dan sinergita personel TNI-Polri.

"Saya kira hari ini, pagelaran sangat luar biasa karena Pak Panglima, Kapolri, seluruh Kepala Staf dan teman-teman perwira tinggi lain dari semua angkatan ikut gabung. Ini sesuatu yang sangat luar biasa," ungkap Sigit.

Menurut eks Kapolda Banten itu, pagelaran seni budaya tersebut mengandung makna filosofi yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti nilai luhur, sikap kesatria dan jiwa kepemimpinan.

"Tentunya mudah-mudahan sinergitas TNI-Polri ini betul-betul bisa semakin memperkokoh program-program kebijakan dari Negara dari pemerintah dalam rangka mengawal, mendukung dan mensejahterakan serta membangun Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera," ujar Sigit.

Dalam pagelaran wayang orang ini, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memerankan sosok Bima Sena. Sementara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berperan sebagai Prabu Puntadewa.

Kemudian, Kasad Jenderal Dudung Abdurachman memerankan sosok Batara Guru, Kasal Laksamana Muhammad Ali memerankan Batara Baruna, dan Kasau Marsekal Fadjar Prasetyo akan memerankan Eyang Abiyasa.

Para petinggi Polri dan TNI ini tampil berbeda menggunakan atribut wayang orang, didandan sesuai karakter yang diperankan.

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyebut, pagelaran wayang orang ini juga gabungan dari pelestarian budaya Indonesia. Di antaranya adalah, Barata dan Sanggar Budaya Laskar Indonesia Pusaka, dengan jumlah pemain sekitar 400 orang.

Terkait hal ini, Yudo menyebut bahwa, diadakan nya pagelaran wayang orang ini juga untuk ikut merawat serta melestarikan budaya asli Indonesia, salah satunya adalah wayang orang.

Selain itu, kata Yudo, kegiatan ini merupakan wujud dan bukti dari terwujudnya sinergitas antara TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat.

"Sehingga dengan pagelaran ini harapan kami seluruh masyarakat yang nonton dapat terhibur juga dapat melestarikan budaya asli Indonesia, wayang orang," tutur Yudo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.