Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turki Serukan Gencatan Senjata Lokal di Ukraina

📅 Minggu, 15 Jan 2023, 16:01 WIB | Oleh:
Turki Serukan Gencatan Senjata Lokal di Ukraina Doc: RT/Anadolu
Ket. Ibrahim Kalin, juru bicara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

ANKARA - Turki menyatakan siap mendorong"gencatan senjata lokal"dalam konflik antara Rusia dan Ukraina, kata Ibrahim Kalin, juru bicara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Sabtu (14/1).

Prospek untuk"kesepakatan damai yang menyeluruh"masih tipis karena tidak ada pihak yang mencapai kemenangan menentukan di medan perang, kata Kalin. Langkah-langkah kecil dapat membuka jalan bagi perdamaian.

"Turki bersedia mendorong gencatan senjata lokal dan de-eskalasi lokal kecil-kecilan,"kata Kalin kepada wartawan dikutip Russian Today.

Belum jelas bagaimana gencatan senjata ini akan terwujud, mengingat Kiev menolak terlibat dalam negosiasi dengan Moskow.Pekan lalu, Rusia mengumumkan gencatan senjata, mengizinkan orang merayakan Natal Ortodoks.Gencatan senjata ditolak oleh Ukraina dan dikecam sebagai tipu muslihat.

Menurut Kalin, perdamaian abadi di Ukraina hanya dapat dicapai melalui negosiasi komprehensif antara Rusia dan Barat,.

"Yang diinginkan Rusia adalah dihormati sebagai pemain utama dan (menghindari) ada NATO di halaman belakang mereka.Rusia tertarik dengan arsitektur internasional baru, jaminan keamanan,"katanya.

Moskow telah berulang kali mengisyaratkan kesiapannya untuk pembicaraan damai, dengan mengatakan akan memilih pembicaraan daripada melanjutkan permusuhan. Moskow menuduh Ukraina kurang terlibat.

"Dalam keadaan di mana orang Barat tampaknya cenderung tidak mengizinkan Kiev menunjukkan fleksibilitas dalam masalah ini, kami tidak dapat mengatakan ada potensi (untuk negosiasi) saat ini,"kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov awal pekan ini.

Ankara telah berusaha menjadi mediator dalam konflik tersebut, menjaga hubungan dengan Kiev dan Moskow, menolak mengambil bagian dalam sanksi Barat terhadap Rusia.Tak lama setelah konflik dimulai awal tahun lalu, Turki menjadi tuan rumah pembicaraan langsung antara kedua belah pihak, tetapi negosiasi itu tidak membuahkan hasil nyata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.