Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PPKM Dicabut, Bupati Purbalingga Minta Puskesmas Gencarkan Vaksinasi Covid-19

📅 Minggu, 15 Jan 2023, 13:15 WIB | Oleh:
PPKM Dicabut, Bupati Purbalingga Minta Puskesmas Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Doc: Dok. Pemkab Purbalingga
Ket. Bupati Purbalingga Minta Puskesmas Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berpesan kepada jajaran puskesmas untuk menggencarkan vaksinasi. Menurutnya, masyarakat harus segera melakukan vaksinasi mumpung biayanya masih ditanggung pemerintah.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Tiwi saat apel kerja di Kantor Kecamatan Padamara, Rabu (11/1). Apel tersebut diikuti oleh segenap jajaran ASN di Kecamatan Padamara, Korwil Dindikbud, Puskesmas dan para kepala desa.

"Karena ke depan ada wacana seluruh biaya layanan terkait Covid-19 akan dibebankan kepada perorangan. Ini mumpung masih ditanggung pemerintah, maka manfaatkan sebaik-baiknya, jangan sampai ada warga terutama lansia yang belum tervaksin sempurna," ujar Bupati Tiwi.

Selain itu, Bupati Tiwi juga titip agar puskesmas tetap mensosialisasikan agar masyarakat taat protokol kesehatan. Mengingat pencabutan PPKM bukan berarti Covid-19 hilang.

Bupati Tiwi juga menjelaskan, Pemerintah Daerah tahun ini masih akan memprioritaskan terkait pemulihan ekonomi. Disamping itu juga fokus terhadap pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting. Selain dukungan APBD, Bupati juga minta dukungan Dana Desa (DD).

"Nantinya akan ada integrasi DD. Saat ini masih ada 62 desa miskin ekstrim, maka wajib alokasikan DD untuk kemiskinan dan stunting," ujar Bupati Tiwi.

Ia menginformasikan, tahun ini Pemkab Purbalingga tahun telah meningkatkan Penghasilan Tetap (SilTap) bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa. Oleh karena itu, Ia titip agar peningkatan ini juga harus diimbangi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.