Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Purbalingga Siap Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting

📅 Minggu, 15 Jan 2023, 13:40 WIB | Oleh:
Pemkab Purbalingga Siap Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting Doc: Dok. Pemkab Purbalingga
Ket. Pemkab Purbalingga Siap Tekan Angka Kemiskinan dan Stunting

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menjelaskan, Pemerintah Daerah tahun ini masih akan memprioritaskan terkait pemulihan ekonomi. Disamping itu juga fokus terhadap pengentasan kemiskinan dan penurunan stunting. Selain dukungan APBD, Bupati Tiwi juga minta dukungan Dana Desa (DD).

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Tiwi saatapel kerja di Kantor Kecamatan Padamara, Rabu (11/1). Apel tersebut diikuti oleh segenap jajaran ASN di Kecamatan Padamara, Korwil Dindikbud, Puskesmas dan para kepala desa.

"Nantinya akan ada integrasi DD. Saat ini masih ada 62 desa miskin ekstrim, maka wajib alokasikan DD untuk kemiskinan dan stunting," ujar Bupati Tiwi.

Ia menginformasikan, tahun ini Pemkab Purbalingga tahun telah meningkatkan Penghasilan Tetap (SilTap) bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa. Oleh karena itu, Ia titip agar peningkatan ini juga harus diimbangi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Bupati Tiwi jugamenginstruksikan jajaran di tingkat kecamatan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah kecamatan dan jajarannya adalah miniatur pemerintahan di tingkat wilayah.

"Camat beserta seluruh jajarannya adalah wajahnya pemerintah di wilayah, jadi harus terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Tiwi saat Apel Kerja di Kantor Kecamatan Padamara.

Bupati Tiwi mengatakan akan memulai roadshow ke kecamatan-kecamatan awal tahun ini. Adapun kunjungan tersebut dalam rangka memberi pengarahan terkait penyelenggaraan pemerintahan untuk tahun 2023.

"Masih di awal tahun kita perlu persamaan persepsi agar bulan selanjutnya kita seiring sejalan. Kami akan roadshow ke kecamatan-kecamatan," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Tiwi juga kembali mengingatkan pentingnya inovasi di tengah keterbatasan SDM dan anggaran. Inovasi tahun 2022 diminta untuk bisa dikawal agar bisa terimplementasi dengan baik.

"Kalau tahun lalu Korwil (Dindikbud) belum saya wajibkan untuk membuat inovasi, tahun ini harus bisa berinovasi. Sesuai pesan bapak Presiden, ASN jangan hanya melakukan rutinitas, tapi juga harus berinovasi. Ini akan jadi dasar penilaian," tuturnya.

Awal tahun ini, Bupati Tiwi menekankan agar ada prioritas dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah. Ia berharap laporan tersusun dengan baik, lalu kegiatan tahun 2022 harus sudah ter-SPj-kan dengan baik tanpa ada permasalahan.

"Awal tahun BPK akan melakukan audit. Jangan sampai ada temuan yang mempengaruhi perolehan opini. Target kita bisa raih opini WTP yang ke 7 kalinya," katanya.

Bupati juga menginformasikan akan mengadakan penataan pejabat berupa mutasi dan promosi. Seluruh ASN harus siap ditempatkan di manapun.

"Kinerja ASN semuanya dinilai. Saya ini punya ranking, masing-masing kecamatan dan korwil. Meski saya tidak turun ke bawah tapi saya selalu evaluasi. Pastikan tunjukan pengabdian yang baik karena ini akan dijadikan dasar promosi mutasi," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.