Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kim Jong Un Menuduh AS dan Korsel Kerja Sama Melumpuhkan Pyongyang

📅 Minggu, 15 Jan 2023, 10:12 WIB | Oleh:
Kim Jong Un Menuduh AS dan Korsel Kerja Sama Melumpuhkan Pyongyang Doc: Istimewa

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meminta pengembangan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang baru dan persenjataan nuklir yang lebih besar untuk menghadapi ancaman Amerika Serikat dan sekutunya.

Hal itu diungkapkan kantor berita resmi KCNA pada Minggu di tengah ketegangan yang meningkat di antara dua negara Korea.

Dalam pertemuan partai penguasa, Kim Jong Un menyoroti perlunya memiliki "kekuatan militer luar biasa" untuk mempertahankan kedaulatan dan keamanan Korut.

Pertemuan itu digelar menyusul ketegangan di perbatasan setelah pesawat nirawak (drone) Korea Utara menyusup ke Korea Selatan pekan lalu.

Sebelumnya, tensi kedua negara sudah meninggi dengan serangkaian uji coba rudal, termasuk ICBM, oleh Korut.

Dalam pembicaraan telepon dengan pimpinan militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol meminta "kesiapan mental yang solid dan pelatihan praktis" untuk memastikan bahwa provokasi Korut akan dibalas, menurut pernyataan kantor presiden.

Kim menuduh Washington dan Seoul berusaha "mengisolasi dan melumpuhkan" Pyongyang dengan mengerahkan senjata nuklir Amerika Serikat di Korea Selatan. Kemudian dia juga menyebut hal itu "belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah manusia".

Presiden Korea Utara itu berjanji akan mengembangkan sistem ICBM baru untuk "melakukan serangan balik nuklir dengan cepat", kata KCNA.

"Situasi saat ini menyerukan perlunya menggandakan upaya untuk meningkatkan kekuatan militer besar-besaran sebagai respons atas langkah militer yang mengkhawatirkan dari AS dan musuh lainnya," katanya.

Kim Jong Un mengatakan Korea Selatan telah menjadi "musuh kita yang tidak diragukan lagi" karena "dengan ceroboh membangun persenjataan sembarangan dan berbahaya" dan melakukan aksi militer yang bermusuhan.

"Hal itu menyoroti pentingnya dan perlunya pembuatan massal senjata nuklir taktis, dan mendorong peningkatan arsenal nuklir negara ini secara eksponensial," kata Kim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.